Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

EKBIS · 2 Agu 2024 15:06 WIB ·

Pertamina Luncurkan Program Permadani Bungus Perkuat Ekonomi Pesisir


					Pertamina Luncurkan Program Permadani Bungus Perkuat Ekonomi Pesisir Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama “Permadani Bungus” di Desa Wisata Teluk Buo, Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kota Padang, Senin (1/8/2024). Program ini menyasar tiga kelompok utama, yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM Kopi Batigo, dan kelompok nelayan setempat untuk mendongkrak potensi ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Peluncuran program ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor bersama jajaran kepala OPD Pemprov Sumbar. Kehadiran orang nomor satu di Sumbar ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diinisiasi oleh Pertamina.

Sinergi Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar, menjelaskan bahwa pemberdayaan nelayan kali ini dilakukan dengan sentuhan inovasi. Pertamina mendorong pengembangan potensi ikan kerapu dengan memadukan teknologi sensor guna meningkatkan pengetahuan serta produktivitas nelayan di Teluk Kabung.

“Kami ingin kelompok ini dapat mengembangkan potensi wisata dan UMKM secara maksimal. Khusus nelayan, penggunaan teknologi sensor diharapkan menjadi lompatan baru dalam budidaya ikan kerapu,” ujar Freddy Anwar.

Ia menambahkan, program Permadani Bungus kini telah memasuki tahun kelima. Hal ini membuktikan komitmen Pertamina untuk menjaga keseimbangan antara operasional distribusi energi (BBM dan Gas) dengan kelestarian sosial-lingkungan secara berkelanjutan. Fokus perusahaan tidak hanya pada penyaluran energi, tetapi juga memastikan ekosistem di sekitar wilayah kerja, seperti Integrated Terminal Teluk Kabung, dapat tumbuh mandiri.

Aksi Lingkungan dan Dukungan Pemerintah
Dalam rangkaian acara tersebut, Gubernur Mahyeldi bersama Pertamina melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir masa depan. Selain itu, Gubernur juga membagikan bendera kepada warga, menyerahkan bantuan beras untuk Pondok Pesantren Hijrah Wai Amanah, serta meninjau langsung keramba ikan kerapu milik nelayan.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian Pertamina terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat. Ia optimis program ini akan meningkatkan kunjungan wisata ke Teluk Buo serta memperluas wawasan masyarakat dalam mengelola potensi daerah.

“Terima kasih kepada Pertamina yang terus konsisten memberikan perhatian. Saya berharap program pemberdayaan seperti ini bisa berlanjut dan menyentuh nagari atau desa lain di Sumbar,” tutur Mahyeldi.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat Teluk Kabung—baik di wilayah Tengah, Selatan, maupun Utara—dapat merasakan dampak ekonomi yang signifikan serta menjadi pelopor desa wisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Sekadar CPO, Sawit Kaltara Jadi Mesin Ekonomi UMKM

10 Januari 2026 - 19:58 WIB

Sertifikasi Halal: Senjata Baru Produk Sumbar Kuasai Pasar Dunia

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

Gula Lempeng Tuasene: Dari Dapur Tradisional Menuju Pasar Ekspor

5 Januari 2026 - 21:21 WIB

LPK Intan Bina Mandiri Tulungagung Resmi Dibuka Melalui Festival Hadroh

5 Januari 2026 - 00:20 WIB

KDEKS Padang: Mengembalikan Ekonomi pada Nilai dan Kearifan Lokal

30 Desember 2025 - 22:02 WIB

Lembaga Keuangan Mikro Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Desa

18 Desember 2025 - 21:09 WIB

Trending di EKBIS