Waibukan, Sumba Tengah [DESA MERDEKA] – Era baru pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan semakin transparan dan akuntabel. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Tengah secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait implementasi Cash Management System (CMS) dalam Sistem Keuangan Desa Online (Siskeudes Online). Penandatanganan ini menandai langkah maju dalam digitalisasi tata kelola dana desa.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank NTT, Yohanis Landu Praing, menegaskan bahwa implementasi Siskeudes Online bertujuan utama untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di seluruh wilayah Sumba Tengah. Sistem ini memungkinkan pemantauan aliran dana secara real-time, meminimalisir potensi penyimpangan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran desa.

Lebih lanjut, Yohanis Praing menyampaikan bahwa inisiatif Siskeudes Online ini merupakan wujud nyata kontribusi Bank NTT dalam pembangunan daerah, khususnya di tingkat desa. Langkah ini juga merupakan dukungan penuh terhadap program-program prioritas Bupati Sumba Tengah, yang meliputi penyediaan Air Bersih, program Beasiswa Abadi, pembangunan Rumah Mandiri, dan penguatan Ketahanan Pangan di tingkat masyarakat desa.
“Bank NTT berkomitmen penuh mendukung program prioritas Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah. Siskeudes Online yang terintegrasi dengan CMS akan memastikan pengelolaan dana desa yang lebih efisien dan tepat sasaran, sehingga program-program tersebut dapat berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat desa,” jelas Yohanis Landu Praing.
Selain meningkatkan transparansi dan mendukung program prioritas daerah, digitalisasi keuangan desa melalui integrasi CMS dengan Siskeudes Online juga akan meningkatkan efisiensi administrasi pengelolaan dana desa. Proses pencairan, pelaporan, dan pertanggungjawaban dana desa akan menjadi lebih cepat dan akurat, mengurangi potensi keterlambatan dan kesalahan manual.
Dalam acara penandatanganan MoU tersebut, Yohanis Landu Praing juga menyampaikan laporan mengenai peningkatan kinerja Bank NTT sepanjang tahun buku 2024. Peningkatan kinerja ini diproyeksikan akan berdampak positif pada peningkatan dividen yang akan diterima oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang secara tidak langsung akan memberikan kontribusi lebih besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta potensi alokasi dana untuk pembangunan di tingkat desa.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.