Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 26 Okt 2025 16:39 WIB ·

PB FORKI Tunjuk Karateker Baru Maluku Utara


					M. Joyo Sukarno, S.H., M.H., Karateker Ketua FORKI Mauku Utara 2025 Perbesar

M. Joyo Sukarno, S.H., M.H., Karateker Ketua FORKI Mauku Utara 2025

Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku Utara kini memasuki fase transisi kepemimpinan. Masa bakti kepengurusan FORKI Maluku Utara periode 2021–2025 yang dinakhodai oleh Said Hanafi, S.H., M.H. secara resmi telah berakhir pada 17 Oktober 2025. Menyikapi kekosongan ini, Pengurus Besar (PB) FORKI bertindak cepat dengan menunjuk seorang Pejabat Pelaksana Tugas atau yang lazim disebut Karateker Ketua FORKI Maluku Utara.

Penunjukan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan PB FORKI Nomor 27/SKEP/PB.FORKl-KU/X/2025 pada tanggal 23 Oktober 2025 di Jakarta. Dalam surat keputusan itu, M. Joyo Sukarno, S.H., M.H., secara resmi ditunjuk sebagai Karateker Ketua FORKI Provinsi Maluku Utara tahun 2025.

Penunjukan M. Joyo Sukarno tidak lepas dari aspirasi dan dukungan kuat dari anggota FORKI di Maluku Utara. Joyo Sukarno, Ketua Perguruan INKADO Maluku Utara diusulkan secara kolektif oleh lima Ketua Perguruan Karate anggota FORKI. Kelima perguruan tersebut adalah Ketua Perguruan INKAI Maluku Utara, Ketua Perguruan Shindoka, INKANAS, ASKI, dan Ketua Perguruan Wadokai. Usulan ini diperkuat dengan adanya notula Rapat Pertemuan Pimpinan Perguruan anggota FORKI Maluku Utara tanggal 16 September 2025 di Ternate dan Surat Bersama Pimpinan Perguruan pada 22 September 2025.

Keputusan PB FORKI ini didasarkan pada pertimbangan mendesak. Selain karena masa bakti kepengurusan FORKI Provinsi Maluku Utara tahun 2021–2025 telah berakhir dan belum dilaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk memilih kepengurusan yang baru, juga M. Joyo Sukarno dipandang mampu dan cakap untuk melaksanakan tugas mempersiapkan serta menyelenggarakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa FORKI Maluku Utara.

Sebagai Karateker Ketua, M. Joyo Sukarno mengemban tugas utama mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa FORKI Provinsi Maluku Utara tahun 2025. Untuk menyukseskan agenda besar ini, Karateker Ketua wajib membentuk Panitia Pelaksana dan melaporkan pembentukannya kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku Utara guna mendapatkan surat rekomendasi.

PB FORKI memberikan tenggat waktu selama tiga bulan terhitung sejak surat keputusan ditetapkan untuk mempersiapkan sekaligus melaksanakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa tersebut. Ini menunjukkan komitmen PB FORKI untuk segera menormalisasi organisasi di tingkat provinsi dan memilih ketua definitif yang baru.

Dengan penunjukan ini, harapan besar disematkan pada M. Joyo Sukarno agar transisi kepemimpinan berjalan mulus dan Musyawarah Provinsi Luar Biasa dapat terselenggara tepat waktu. Tujuannya adalah memastikan bahwa pembinaan atlet dan organisasi karate di Maluku Utara dapat berjalan optimal di bawah kepemimpinan yang baru dan sah secara organisasi, melanjutkan tongkat estafet yang sebelumnya dipegang oleh Said Hanafi dan jajarannya. Seluruh pemangku kepentingan, terutama para pengurus dan atlet karate Maluku Utara, kini menanti langkah nyata dari Karateker Ketua yang baru ini.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 217 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 28: Musyawarah Desa Terbuka

14 Mei 2026 - 06:50 WIB

Tabungan Warga Desa Jadi Energi Baru Ekonomi Sumbar

10 Mei 2026 - 21:36 WIB

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di RAGAM