Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 30 Jan 2026 18:46 WIB ·

Pasar Pagi Pangkalpinang Bakal Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik


					Pasar Pagi Pangkalpinang Bakal Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik Perbesar

Pangkalpinang, Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Pemerintah Kota Pangkalpinang tengah menyiapkan “wajah baru” untuk Pasar Pagi. Tidak lagi sekadar tempat transaksi sayur dan daging yang identik dengan kesan kumuh, pasar legendaris ini diproyeksikan menjadi pusat integrasi layanan publik dan fasilitas sosial modern pada pertengahan tahun 2026.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal revitalisasi total ke Kementerian Perdagangan sejak November lalu. Fokus utama perubahan ini adalah menghidupkan lantai dua pasar yang selama ini sepi peminat, dengan mengonversinya menjadi area produktif non-pedagang.

Lantai Dua: Dari Sepi ke Pusat Interaksi
Langkah out of the box ini diambil untuk memecahkan masalah klasik pasar tradisional: lantai atas yang selalu ditinggalkan pembeli. Berdasarkan arahan kementerian, area tersebut akan diubah fungsinya menjadi:

  • Pusat Layanan Keuangan: Kehadiran kantor kas perbankan dan deretan mesin ATM.
  • Area Komersial & Sosial: Pusat kuliner (food court), musala representatif, hingga aula pertemuan warga.
  • Fasilitas Publik: Kantor pelayanan administrasi yang memudahkan warga.

“Kita ingin masyarakat datang ke pasar tidak hanya untuk belanja kebutuhan dapur, tapi juga untuk urusan administrasi atau sekadar berinteraksi sosial di food court,” ujar Prof. Saparudin, Jumat (30/01/2026).

Inovasi PDAM untuk Kebersihan Permanen
Sambil menunggu kucuran dana revitalisasi, pembenahan infrastruktur dasar sudah mulai bergerak. Uniknya, Pemkot Pangkalpinang tidak lagi ingin mengandalkan mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan pasar.

Pemerintah akan memasang sistem penyemprotan air permanen yang terkoneksi langsung dengan PDAM di empat pasar utama. Inovasi ini memastikan pembersihan drainase dan lapak dapat dilakukan kapan saja secara lebih efisien tanpa mengganggu arus lalu lintas oleh kendaraan besar pemadam.

Kolaborasi Lintas Sektor
Gerakan pembersihan pasar saat ini melibatkan sinergi enam perangkat daerah, mulai dari Satpol PP hingga Dinas Lingkungan Hidup. Fokusnya adalah memastikan aliran air di selokan lancar guna mencegah bau tak sedap dan banjir.

Prof. Saparudin juga memberikan instruksi tegas bagi para pedagang untuk menjaga kebersihan lapak masing-masing secara mandiri. Dengan dukungan APBD dan dana pusat, wajah Pasar Pagi Pangkalpinang diharapkan segera bertransformasi menjadi ikon wisata belanja yang bersih, nyaman, dan multifungsi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN