Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 25 Jun 2026 05:31 WIB ·

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah


					Fasilitator Ali Akbar dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas Kehidupan Ramah Lingkungan demi Mengurangi Risiko Bencana, Rabu (24/6) di Batu Busuak Padang. (Foto: Indra Dewi) Perbesar

Fasilitator Ali Akbar dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas Kehidupan Ramah Lingkungan demi Mengurangi Risiko Bencana, Rabu (24/6) di Batu Busuak Padang. (Foto: Indra Dewi)

Dari Sesi Curhat Ramah Lingkungan hingga Spil Rencana Aksi Bikin Jakaba dan Kombucha

Batu Busuak, Padang [DESA MERDEKA] — Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu di media sosial, tapi tantangan nyata yang harus dihadapi.

Menjawab tantangan ini, Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Sumatera Barat menggelar aksi nyata di RT 03 RW 04, Koto Tuo, Kelurahan Kepala Koto, Kecamatan Pauh, Batu Busuak, pada Rabu (24/6). Kegiatan keren ini fokus pada penguatan kapasitas kehidupan ramah lingkungan demi mengurangi risiko bencana.

Direktur LP2M Sumbar Felmi Yetti. Sedangkan Fifi Alfiah selaku penanggung jawab kegiatan sekaligus staf lapang LP2M. Kolaborasi epik ini juga dihadiri oleh 1 orang perwakilan FKPAR Padang, serta 8 pakar dari Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) Jakarta. Tak ketinggalan, 14 anggota Kelompok Suko dan 8 anggota Kelompok Bunga Setangkai—dua kelompok dampingan andalan LP2M—ikut meramaikan suasana.

Spil Praktik Eco-Friendly Keseharian

Acara dibuka dengan hangat oleh Fifi Alfiah. Bukan sekadar dengerin teori yang ngebosenin, Fifi justru mengajak seluruh peserta untuk saling sharing dan menceritakan praktik kehidupan sehari-hari mereka yang ramah lingkungan. Sesi ini jadi wadah curhat ekologis yang seru banget!

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah, Rabu (24/6) di Batu Busuak Padang.

Tanah Juga Butuh Skin Care

Sebagai fasilitator, Ali Akbar membagikan insight penting soal kesehatan tanah. Biar tanaman bisa tumbuh subur, tanahnya harus diberi nutrisi terbaik, mirip seperti filosofi skin care harian kita.

“Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat (POP) akan menyehatkan tanah. Tanah sehat, tanaman subur,” pungkas Ali Akbar.

Rencana Aksi: Next Level Sesi Praktik!

Nggak cuma selesai di teori, kegiatan ini langsung menghasilkan action plan konkret yang bakal dieksekusi ke depannya. Beberapa agenda seru yang siap ditindaklanjuti antara lain:

* Membuat Jamur Keberuntungan Abadi (Jakaba)

* Membuat Pupuk Organik Padat (POP) dari limbah sayuran rumah tangga

* Pengolahan hasil pertanian lokal (bengkoang)

* Membuat teh kombucha yang lagi hype

Aksi lokal ini jadi bukti kalau merawat bumi bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita. Let’s save the planet!

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Kolaborasi Anambas Foundation Ubah Wajah Lingkungan Kuala Maras

8 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Trending di LINGKUNGAN