Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 19 Sep 2024 14:24 WIB ·

Pancasila sebagai Landasan Pembangunan Pedesaan Indonesia


					Pancasila sebagai Landasan Pembangunan Pedesaan Indonesia Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Dalam sebuah forum baru-baru ini, ekonom dan pakar ketahanan nasional ternama, Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat, menekankan peran penting Pancasila dalam mendorong pembangunan pedesaan di Indonesia. Pidatonya menggarisbawahi pentingnya menumbuhkan ekonomi akar rumput yang berpijak pada prinsip-prinsip filosofi pendiri bangsa.

Prof. Gun, seorang akademisi berpengalaman dan mantan pejabat pemerintah, memberikan gambaran yang menarik tentang sebuah negara di mana masyarakat pedesaan diberdayakan untuk mencapai kemandirian ekonomi. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip Pancasila, terutama konsep persatuan dalam keberagaman, keadilan sosial, dan kesejahteraan masyarakat, Indonesia dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan makmur.

“Membangun Indonesia dari desa adalah tentang memberdayakan masyarakat untuk mandiri,” kata Prof. “Dengan menumbuhkan kreativitas ekonomi di tingkat akar rumput, kita tidak hanya dapat mengentaskan kemiskinan, tetapi juga memperkuat ketahanan bangsa.”

Tema utama dari pidato Prof. Gun adalah konsep “ekonomi Pancasila”. Beliau berpendapat bahwa dengan menyelaraskan kegiatan ekonomi dengan prinsip-prinsip Pancasila, Indonesia dapat menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hal ini akan melibatkan:

  • Memprioritaskan pembangunan manusia: Berinvestasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan program kesejahteraan sosial untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan sehat.
  • Mempromosikan koperasi dan usaha berbasis masyarakat: Memberdayakan masyarakat lokal untuk mengendalikan nasib ekonomi mereka.
  • Mendorong praktik-praktik berkelanjutan: Mengadopsi model bisnis yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial.

Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, Prof. Gun mengusulkan pembentukan badan pembangunan pedesaan nasional. Badan ini akan mengkoordinasikan upaya di seluruh pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk

  • Mengembangkan dan mengimplementasikan program pembangunan pedesaan yang efektif: Berfokus pada pertanian, pariwisata, dan industri skala kecil.
  • Memberikan bantuan teknis kepada masyarakat pedesaan: Membantu mereka mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan dan mengakses pasar.
  • Mempromosikan inovasi dan kewirausahaan: Mendorong pengembangan produk dan layanan baru.

Dengan merangkul Pancasila sebagai prinsip panduan, Indonesia dapat membangun bangsa yang lebih adil dan sejahtera. Seperti yang ditekankan oleh Prof. Gun, “Pancasila bukan hanya sekedar ideologi negara, tetapi juga merupakan jantung dan jiwa bangsa kita.”

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM