Menteri Lingkungan Hidup Tiba di Sumbar, Mahyeldi Laporkan 235 Korban Meninggal Bencana Hidrometeorologi
Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Hanif Faisol Nurofiq, tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa (9/12/2025), dan disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. Kedatangan Menteri Hanif merupakan wujud dukungan penuh Pemerintah Pusat untuk meninjau secara langsung kerusakan lingkungan dan dampak parah bencana hidrometeorologi yang melanda 16 kabupaten/kota di Sumbar sejak 25 November 2025.
Gubernur Mahyeldi dalam paparannya melaporkan dampak bencana terbaru yang sangat besar, mencatat 235 orang meninggal dunia, 93 orang masih hilang, dan 113 orang mengalami luka-luka, dengan total 256.881 jiwa terdampak di seluruh wilayah Sumbar.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kehadiran Bapak Menteri sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit ini,” kata Mahyeldi. Ia menekankan perlunya dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, terutama melalui Kementerian LHK, untuk percepatan pemulihan lingkungan pascabencana.
Fokus Tanggap Darurat dan Upaya Pemulihan
Mahyeldi juga melaporkan kepada Menteri Hanif bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar telah memperpanjang status tanggap darurat selama 14 hari ke depan, yakni hingga 22 Desember 2025. Fokus utama masa tanggap darurat ini diarahkan pada tiga hal krusial:
- Evakuasi dan pencarian korban yang masih hilang.
- Pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak.
- Percepatan verifikasi data kerusakan dan kerugian infrastruktur.
“Dengan dukungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, para relawan, serta pemerintah kabupaten/kota terdampak, kami terus berupaya melakukan penanganan dan pemulihan pascabencana,” jelas Gubernur.
Menteri Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan rasa duka dan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sumbar. “Atas bencana yang menimpa Sumbar, kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Menteri LHK.
Peninjauan Udara dan Komitmen Pusat
Segera setelah penyambutan, Menteri Hanif langsung melakukan peninjauan dari udara menggunakan helikopter. Tujuannya adalah untuk melihat sebaran titik kerusakan dan kondisi lingkungan yang terdampak secara luas di 16 kabupaten/kota. Peninjauan ini penting untuk perencanaan langkah-langkah rehabilitasi lingkungan yang terukur.
Kehadiran Menteri Hanif dan peninjauan langsung ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Pusat dalam membantu Sumbar melewati masa pemulihan. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, Wali Kota Padang Fadli Amran, Wakil Bupati Padang Pariaman, serta Kepala Pelaksana BPBD Sumbar dan sejumlah kepala OPD terkait.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.