Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat hari ini menjadi saksi bisu keharuan yang menyelimuti 108 Aparatur Sipil Negara (ASN). Di bawah langit Padang yang cerah, mereka resmi dilepas untuk menunaikan panggilan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membawa harapan serta doa bagi kemajuan daerah.
Sekretaris Daerah Sumbar, Arry Yuswandi, yang mewakili Gubernur, menyerahkan cenderamata kepada perwakilan jemaah sebagai simbol perhatian tulus dari pemerintah daerah. Bagi para abdi negara ini, keberangkatan tersebut merupakan puncak kesabaran setelah bertahun-tahun mengabdi bagi masyarakat.
Membawa Nama Daerah di Setiap Doa
Sekda Arry menegaskan bahwa para ASN yang berangkat memiliki tugas mulia selain ibadah: menjaga nama baik instansi. “Bapak dan Ibu membawa identitas Sumatera Barat. Jaga sikap, patuhi aturan, dan jadikan kedisiplinan sebagai cermin pelayan publik di Tanah Suci,” tegasnya.
Agenda pelepasan ini telah menjadi tradisi rutin selama tiga tahun terakhir melalui fasilitasi KORPRI Sumbar. Pemberian cenderamata dianggap sebagai wujud kebersamaan bahwa institusi tidak hanya menuntut kinerja, tetapi juga peduli pada perjalanan hidup spiritual para pegawainya.
Integritas yang Dibawa Pulang
Keberangkatan 108 ASN ini diharapkan menjadi titik balik penguatan integritas saat mereka kembali bertugas nanti. Harapannya, sekembalinya mereka dari Mekkah, semangat pengabdian kepada masyarakat desa dan pelosok Sumbar semakin meningkat beriringan dengan ketakwaan yang baru.
“Kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dan kesehatan hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujar Arry menutup acara. Bagi ASN yang masih dalam antrean, momen ini menjadi inspirasi sekaligus harapan agar mereka segera dimampukan untuk menyusul pada tahun-tahun berikutnya.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.