Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 13 Apr 2023 10:02 WIB ·

Magang di Rumah Sakit: Cara Bireuen Pangkas Pengangguran Daerah


					Magang di Rumah Sakit: Cara Bireuen Pangkas Pengangguran Daerah Perbesar

Bireuen, Nangroe Aceh Darussalam[DESA MERDEKA] Harapan baru muncul bagi pencari kerja di Kabupaten Bireuen melalui kolaborasi strategis antara Pemerintah Aceh dan tiga rumah sakit swasta ternama. Program pemagangan ini resmi dibuka pada Selasa (5/4/2023) di RS Telaga Bunda, menjadi jembatan nyata bagi pemuda daerah untuk mengasah skill langsung di dunia kerja medis.

Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh menggandeng Disnakertrans Bireuen, menunjuk RS Telaga Bunda, RSU Jeumpa Hospital, dan RSU Bireuen Medical Center sebagai kawah candradimuka bagi para peserta. Program ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan investasi jangka panjang untuk menekan angka pengangguran di wilayah Bireuen.

Menguji Teori di Medan Tempur Medis
Kepala Bidang Pelatihan Kerja Disnakermobduk Aceh, Qifti Reza Kesuma, menegaskan bahwa pemagangan adalah momen krusial untuk menguji ilmu dari institusi pendidikan di lingkungan kerja nyata. Di sini, aspek attitude dan kemampuan bekerja dalam tim menjadi prioritas utama, mengingat peserta akan berinteraksi langsung dengan pelayanan publik.

“Kontribusi terbaik lahir dari kombinasi keterampilan, kerja sama tim, dan sikap yang baik,” ujar Qifti. Peserta dituntut mampu mendekatkan diri dengan pasien dan memberikan pelayanan maksimal, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi reputasi rumah sakit dalam melayani pengunjung.

Optimisme dari Balai Kerja ke Ruang Perawatan
Kepala Disnakertrans Bireuen, Mirza Fahmi, menaruh harapan besar pada kuota pemagangan yang disponsori Pemerintah Aceh ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan penempatan tenaga kerja di tahun-tahun sebelumnya harus menjadi pemacu semangat agar para peserta magang tahun ini bisa lebih berdaya saing.

Direktur RS Telaga Bunda, dr. Mursyidah A. Lathief, turut mengapresiasi niat baik pemerintah ini. Baginya, mempertemukan pencari kerja dengan ekosistem kerja profesional di sektor kesehatan adalah langkah progresif. Program ini diharapkan tidak hanya mencetak tenaga medis yang ahli, tetapi juga sosok yang memiliki kedisiplinan dan dedikasi tinggi bagi masyarakat Bireuen.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kadis PMD Malaka Ngamuk Saat Ditanya Nasib BUMDes

24 April 2026 - 23:56 WIB

Silokek Menuju UNESCO: Harga Diri Indonesia Ada di Desa

24 April 2026 - 19:16 WIB

Jangan Khianati Rakyat: Pesan Keras Kajati untuk Sumbar

24 April 2026 - 19:06 WIB

Teknologi Dasawisma: Sensor Pembangunan Terdepan dari Nagari Air Haji

24 April 2026 - 10:46 WIB

Digitalisasi Layanan Haji Sumbar Mudahkan Komunikasi Jamaah Lansia

24 April 2026 - 10:38 WIB

Sinergi Teknologi dan Apindo Dorong UMKM Desa Naik Kelas

24 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di PEMDA