Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Hanya dalam waktu 180 hari, sinergi antara pedang hukum dan kebijakan daerah di Sumatera Barat mencatatkan standar baru. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, melepas masa tugas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Muhibuddin dengan pujian tinggi, menyebut kontribusinya sebagai kunci lancarnya program strategis yang berdampak hingga ke level masyarakat paling bawah.
Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya soal angka anggaran, melainkan tentang bersihnya tata kelola dari tangan-tangan korup. Korupsi dipandang sebagai penghambat nyata yang menggerus kepercayaan publik dan menghancurkan fondasi kemakmuran daerah yang seharusnya dinikmati warga desa dan kota secara adil.
Sinergi Hukum Penjaga Dana Rakyat
Mahyeldi memberikan apresiasi atas integritas Kejati dalam menjaga pemerintahan yang bersih. Sinergitas ini terbukti menjadi indikator utama pelaksanaan program daerah dan nasional berjalan tanpa kendala berarti. Penegakan hukum yang berkelanjutan dianggap sebagai jaring pengaman agar anggaran pembangunan tidak bocor ke kantong pribadi, terutama di tengah tantangan pembangunan Sumbar yang kompleks.
Petuah Adat Jadi Bekal Penegak Hukum
Bagi Muhibuddin, masa tugas di Ranah Minang adalah perjalanan belajar dari “guru kehidupan”. Ia mengakui bahwa nilai adat dan kearifan lokal masyarakat Sumatera Barat menjadi inspirasi dalam menjalankan tugasnya. “Orang awak penuh petuah dan keteladanan,” ungkapnya saat acara perpisahan di Padang, Rabu malam (23/4/2026). Nilai-nilai ini menjadi landasan moral agar hukum tidak hanya tajam, tapi juga memiliki rasa keadilan yang membumi.
Mandat Terakhir: Cintai Rakyat, Bukan Kepentingan Pribadi
Sebelum kembali ke Jakarta, Muhibuddin memberikan peringatan keras kepada jajaran birokrasi dan jajaran Forkopimda. Ia meminta semua pihak untuk fokus pada satu tujuan: memakmurkan masyarakat. “Jangan pernah mengkhianati amanah karena kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya. Pesan ini menjadi alarm bagi para pengelola anggaran daerah agar tetap menjaga amanah publik demi terwujudnya Sumatera Barat yang maju dan sejahtera.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.