Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 7 Apr 2023 14:14 WIB ·

Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Desa di BU Belum Bergerak?


					Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Desa di BU Belum Bergerak? Perbesar

Bengkulu Utara [DESA MERDEKA] – Surat edaran (SE) Bupati Bengkulu Utara terkait pelabelan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah diterima dan direspons oleh seluruh desa di kabupaten tersebut. Namun, implementasi instruksi pemasangan label di rumah-rumah KPM di wilayah Ketahun, Putri Hijau, Napal Putih, Ulok Kupai, Marga Sakti Sebelat, dan Pinang Raya (Ketrina) terpantau belum berjalan hingga saat ini.

Menanggapi hal ini, Camat Ulok Kupai, Abdul Hadi, S.IP., melalui Sekretaris Camat, Juliarto, S.E., mengonfirmasi bahwa surat edaran mengenai pemasangan label rumah penerima Bansos PKH dan BPNT telah disampaikan kepada masing-masing desa di wilayah kerjanya.

“Kemungkinan keterlambatan pemasangan ini disebabkan karena pencairan Dana Desa (DD) yang belum terlaksana. Sesuai dengan SE yang kami terima, biaya pembuatan dan pemasangan label di rumah setiap penerima PKH dan BPNT dibebankan kepada anggaran desa,” ungkap Juliarto kepada media.

Kendati demikian, Juliarto tetap mengimbau seluruh kepala desa di wilayah Ulok Kupai untuk segera melaksanakan pemasangan labelisasi rumah penerima bantuan sosial tersebut. “Ini adalah edaran resmi, jadi wajib untuk dilaksanakan. Kami meminta kepada desa, terutama yang telah mencairkan anggaran di Tahun Anggaran 2023, untuk segera merealisasikan pemasangan label tersebut,” tegasnya.

Senada dengan itu, Camat Putri Hijau, Ricky Wijaya, S.STP., M.AP., menyatakan bahwa instruksi terkait pemasangan label rumah penerima Bansos melalui SE Bupati telah disosialisasikan kepada seluruh desa di wilayah Putri Hijau.

Camat Ricky berharap agar seluruh desa di wilayah kepemimpinannya segera memasang label di rumah-rumah penerima Bansos PKH maupun BPNT sesuai dengan panduan yang tertera dalam surat edaran. “Harapan kami, tindakan ini segera diimplementasikan oleh masing-masing desa. Selanjutnya, kami akan melakukan pengecekan dan berkoordinasi melalui tenaga pendamping sosial di lapangan,” pungkas Camat Ricky.

Lambannya implementasi labelisasi rumah penerima bansos ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sosialisasi dan kendala riil di tingkat desa. Meskipun anggaran pembuatan label dibebankan kepada desa, faktor lain seperti pemahaman perangkat desa, ketersediaan sumber daya manusia, atau prioritas anggaran desa juga dapat memengaruhi kecepatan pelaksanaan program ini. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara diharapkan dapat segera melakukan evaluasi dan memberikan pendampingan lebih lanjut agar tujuan dari pelabelan rumah penerima bansos, yaitu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial, dapat segera tercapai di seluruh wilayah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rumah Desa Sehat Banjararum: Revolusi Kesehatan Desa Dimulai

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Nagori Rambung Merah Sepakati Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Lokal Berskala Nagori

24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, PABPDSI Dukung Langkah BGN

24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Desa Tamanharjo: Ketika Jabatan Tak bisa Dibeli dengan Uang

20 Juni 2026 - 00:27 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Anggaran Desa Kudus Tercekik, Kades Tagih Solusi Bupati

18 Juni 2026 - 02:56 WIB

Trending di DESA