Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 24 Apr 2026 17:13 WIB ·

TNI Bangun Rumah Layak di Perbatasan Desa Malaka


					TNI Bangun Rumah Layak di Perbatasan Desa Malaka Perbesar

Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Kehadiran negara kini benar-benar terasa hingga ke Dusun Haliboho, Desa Weoe. Melalui kolaborasi apik, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad bersama Pemerintah Kabupaten Malaka berhasil menyulap hunian Maria Baho (70), warga kurang mampu yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak, menjadi hunian sehat dan kokoh.

Program bedah rumah ini menjadi intervensi nyata untuk menjawab tantangan hunian layak di wilayah terluar. Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, Komandan Satgas Pamtas, menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat perbatasan adalah prioritas. Baginya, rumah layak huni adalah fondasi dasar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa di kawasan beranda negara.

Sinergi Memutus Rantai Kesenjangan Desa
Pembangunan ini merupakan buah dari pendekatan terpadu antara TNI, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Desa setempat. Wakil Bupati Malaka turut memberikan atensi khusus dalam proyek yang menyentuh langsung kebutuhan fisik warga desa ini. Sinergi ini membuktikan bahwa percepatan pembangunan desa terpencil memerlukan kerja gotong royong lintas institusi.

“Program ini diharapkan memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan wilayah perbatasan,” ujar Letkol Erlan. Kehadiran fisik bangunan baru tersebut disambut haru oleh keluarga penerima manfaat sebagai wujud nyata kepedulian negara.

Memperkuat Beranda Negara dari Balai Desa
Di wilayah seperti Malaka, akses terhadap rumah layak masih menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, bedah rumah di Desa Weoe bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol penguatan kedaulatan di wilayah perbatasan. Ketika kesejahteraan warga desa meningkat, maka ketahanan wilayah perbatasan pun semakin solid.

Harapannya, model kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah ini terus berlanjut guna mempercepat pemerataan pembangunan. Dengan berkurangnya kesenjangan di desa-desa terluar, Malaka tidak lagi dipandang sebagai wilayah pinggiran, melainkan beranda depan Indonesia yang bermartabat dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Lubuk Buaya Padang Kompak Merahkan Kampung Jelang HUT RI

26 Juli 2026 - 17:01 WIB

Warga Desa Gajah Swadaya Tambal Jalan Rusak Ponorogo

26 Juli 2026 - 14:30 WIB

Cara Desa Banjararum Turunkan Stunting Lewat Aplikasi e-HDW

25 Juli 2026 - 11:17 WIB

Rembuk Stunting Desa Banjararum Kecamatan Singosari membahas percepatan Zero Stunting dan penyusunan RKP Desa 2027 melalui pemanfaatan e-HDW.

Rebutan Kursi BPD Sidodadi Banyuwangi: Dusun Krajan Memanas!

24 Juli 2026 - 18:47 WIB

TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas

24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Kuota Perempuan Terjaga, Wajah Inklusif BPD Desa Purorejo

24 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di DESA