Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 8 Mar 2026 12:10 WIB ·

Kucuran Dana TKD Sulap Wajah Solok Selatan


					Kucuran Dana TKD Sulap Wajah Solok Selatan Perbesar

Solok Selatan, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Warga di nagari-nagari terpencil Solok Selatan tak perlu lagi khawatir jalan rusak usai banjir bandang. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memastikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat resmi cair. Kabar ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati, Sabtu (7/3/2026).

Anggaran yang sempat tertunda akibat bencana alam itu akan langsung dipakai untuk mengebut proyek infrastruktur yang selama ini melambat. Prioritas utama: memulihkan akses kesehatan dan pendidikan di pelosok desa.

“Anggaran ini kunci untuk melanjutkan program yang tertunda. Sinergi provinsi dan kabupaten wajib agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” tegas Mahyeldi.

Bupati Solok Selatan, Khirunnas, langsung merespons dengan memerintahkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk buka ego sektoral. Targetnya, setiap rupiah TKD dan APBD provinsi terfokus pada satu sasaran: layanan dasar di desa-desa.

Pariwisata Desa, Mesin Ekonomi Baru
Tak berhenti di situ, Pemprov Sumbar mulai menggarap potensi wisata alam dan budaya yang selama ini disebut “raksasa tidur”. Kawasan seperti Danau Kembar dan Bukit Langkisau dinilai layak menjadi destinasi unggulan.

Mahyeldi menjelaskan, pembangunan jalan menuju lokasi wisata bukan sekadar proyek aspal. “Itu investasi untuk meningkatkan kunjungan. Kalau akses terbuka lebar, ekonomi warga desa bergerak cepat lewat jasa dan ekonomi kreatif.”

Dengan skema ini, petani kopi di lereng bukit bisa menjual langsung ke wisatawan, pemuda desa bisa membuka homestay, dan ibu-ibu bisa berjualan kuliner lokal.

Optimisme Warga Desa
Di ujung rapat, Bupati Khirunnas optimistis Solok Selatan mampu mengejar ketertinggalan pembangunan dalam waktu dekat. Kuncinya: kolaborasi tanpa sekat dan akuntabilitas anggaran.

Bagi warga Nagari Sungai Nanam, kabar ini seperti oksigen segar. “Jalan rusak parah sejak longsor tahun lalu. Kalau benar cair, kami bisa bawa hasil kebun ke pasar lagi,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Nagari Creative Hub Sumbar Jadi Motor Baru Ekonomi Desa

21 Mei 2026 - 06:00 WIB

Harkitnas 2026: Koperasi Desa Merah Putih Sumatera Barat Melek Digital

20 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi PPPK Pertanian Desa Kuansing Atasi Kelangkaan Penyuluh

20 Mei 2026 - 15:33 WIB

Menginjak Usia 57, Pembangunan Desa A Yani Pura Ditantang Mandiri

20 Mei 2026 - 14:37 WIB

Anggaran Fasilitas Jabatan Bupati Dialihkan Jadi Ambulans Desa Kabupaten Serang

20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Emas Hitam di Atas Darah: Menghitung Nyawa di Lubang Tambang Sumbar

19 Mei 2026 - 20:23 WIB

Trending di PEMDA