Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 24 Agu 2024 21:20 WIB ·

Kembalinya Matindok Cup Setelah 41 Tahun


					Kembalinya Matindok Cup Setelah 41 Tahun Perbesar

Banggai [DESA MERDEKA] – Setelah penantian panjang selama 41 tahun, Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, kembali merayakan semangat sepak bola melalui Turnamen Mini Soccer Matindok Cup. Acara yang resmi dibuka pada Jumat, 23 Agustus 2024, ini menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat setempat.

Lapangan Matindok, saksi bisu turnamen legendaris ini, kembali dipadati oleh para pecinta sepak bola. Ketua Panitia Matindok Cup, Abd. Asis, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kembali ajang bergengsi ini. “41 tahun bukanlah waktu yang singkat. Alhamdulillah, tahun 2024 kami bisa mengadakan lagi Matindok Cup. Kami berharap Matindok Cup 2 bisa dilaksanakan pada tahun 2025,” ujarnya penuh optimisme.

Ajang Kebersamaan dan Pencarian Bakat

Lebih dari sekadar pertandingan sepak bola, Matindok Cup 2024 menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan masyarakat Desa Nonong. Turnamen yang diikuti oleh 44 regu ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda berbakat dari daerah tersebut.

Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Banggai, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen ini. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus digalakkan untuk memajukan dunia sepak bola di Kabupaten Banggai.

Semangat Kebersamaan dan Dukungan UMKM

Semangat kebersamaan tidak hanya terlihat di lapangan. Bupati Amirudin, sebelum membuka acara, menyempatkan diri mengunjungi stan UMKM di sekitar lapangan dan memborong produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Meskipun sempat diguyur hujan, semangat para peserta dan panitia tidak surut. Acara pembukaan dimeriahkan oleh pertandingan eksibisi antara tim sepak bola wanita dari Askab melawan tim Rajawali Nonong. Selain itu, Bupati Amirudin juga meresmikan Tribun Matindok, fasilitas baru yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penonton.

Antusiasme masyarakat Desa Nonong sangat tinggi terhadap kembalinya Matindok Cup. Harrin dan Indra, dua pemuda Karang Taruna setempat, mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan Bupati. Mereka berharap, turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut.

Matindok Cup 2024 bukan hanya sebuah turnamen, tetapi juga simbol kebangkitan semangat sportivitas dan kebersamaan masyarakat Desa Nonong. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan turnamen ini dapat terus melahirkan prestasi dan mencetak sejarah baru bagi sepak bola Kabupaten Banggai.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Trending di RAGAM