Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 26 Apr 2025 22:35 WIB ·

Jurus Jitu UNAND Dongkrak UMKM Naik Kelas! STP Jadi Kunci Terobosan


					<em>Jurus Jitu UNAND Dongkrak UMKM Naik Kelas! STP Jadi Kunci Terobosan, Sabtu (26/04/2025) di Hotel Monopoli (ex. Novotel) Bukittinggi. (Foto Dok.: Indra Dewi) </em> Perbesar

Jurus Jitu UNAND Dongkrak UMKM Naik Kelas! STP Jadi Kunci Terobosan, Sabtu (26/04/2025) di Hotel Monopoli (ex. Novotel) Bukittinggi. (Foto Dok.: Indra Dewi)

Bukittinggi [Desa Merdeka] – Universitas Andalas (UNAND) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Science Techno Park (STP) yang dimilikinya. Hal ini terungkap dalam kegiatan Pelatihan Praktek Ekspor untuk UKMK Sawit dan Pelepasan Ekspor Alumni Inkubasi UKM Sawit BPDP yang digelar pada Sabtu (26/04/2025).

Kepala Subdirektorat Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Riset sekaligus Ketua STP UNAND, Dr. Kiki Yulianto, menegaskan bahwa STP UNAND hadir sebagai solusi konkret bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas. Dalam pemaparannya, Kiki menjelaskan posisi strategis STP di bawah Direktorat Kerjasama dan Hilirisasi Riset, yang berada di bawah Wakil Rektor IV, Prof. Henmaidi.

“UNAND sebagai perguruan tinggi fokus pada pendidikan dan penelitian, sementara urusan bisnis dan komersialisasi hasil riset menjadi ranah STP,” jelas Kiki. Ia menambahkan bahwa dosen-dosen UNAND memiliki wadah melalui STP untuk merealisasikan ide-ide kreatif dan keilmuan mereka melalui penelitian yang berorientasi bisnis.

Lebih lanjut, Kiki mengungkapkan bahwa STP UNAND menjadi “ruang kreativitas” bagi para dosen untuk mengembangkan potensi diri melalui inkubasi bisnis. Model kemitraan dengan UMKM dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) menjadi kunci dalam proses ini, memungkinkan transfer pengetahuan dan teknologi yang efektif.

Dilantik sebagai Ketua STP UNAND sejak Februari 2025, Kiki optimis bahwa STP akan menjadi motor penggerak bagi UMKM di Sumatera Barat, khususnya dalam sektor sawit seperti yang terlihat dalam pelatihan ekspor kali ini. Acara yang dipandu oleh Dina Septria ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi, UMKM, dan industri dalam upaya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Keberadaan STP UNAND diharapkan dapat menjadi angin segar bagi UMKM, membuka peluang ekspor, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan riset dan inovasi dari perguruan tinggi, UMKM diyakini mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang lebih besar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 139 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman
Trending di EKONOMI BISNIS