Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 29 Jul 2026 14:45 WIB ·

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan


					Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat kini mulai bergerak maju dengan memprioritaskan pembenahan manajemen keuangan internal dan perburuan legalitas hukum. Langkah ini diambil demi mendongkrak daya saing produk lokal di tengah ketatnya persaingan pasar digital.

Aspirasi dan kebutuhan riil ini mencuat langsung dari para pelaku usaha akar rumput saat mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM di Padang, Selasa (28/7/2026).

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE) UMKM Sejahtera, Jerusalem, mengungkapkan bahwa bekal pengetahuan mengenai tata kelola finansial sangat mendesak bagi keberlanjutan usaha kelompok di desa. Program edukasi seperti ini dinilai memberikan dampak instan pada cara kerja pelaku usaha dalam memisahkan kas produksi.

“Materi yang diberikan sangat membuka wawasan kami dalam mengelola usaha agar lebih berkembang dan berdaya saing,” ujar Jerusalem yang mengapresiasi adanya fasilitasi ruang belajar tersebut.

Kebutuhan konkret juga disuarakan oleh Zufrizal, atau yang akrab disapa Ucok. Sebagai pelaku usaha mandiri yang bergerak di bidang jual beli barang bekas, dirinya mengaku mendapatkan motivasi besar untuk melegalkan unit usahanya agar bisa mengakses jejaring kemitraan yang lebih luas.

“Saya punya usaha jual beli barang bekas dan ingin mengetahui cara membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk usaha saya. Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi lebih paham langkah-langkah yang harus dilakukan,” ungkap Ucok antusias.

Kesadaran para pelaku usaha ini sejalan dengan arahan Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, yang hadir membuka dan memfasilitasi jalannya Bimtek. Dalam latar belakang kegiatan, pihak legislatif mendorong warga untuk menumbuhkan komitmen menabung, berkolaborasi dalam jaringan (networking), serta membentengi diri agar tidak mudah tergiur utang konsumtif tanpa perencanaan matang.

Pihak pemerintah daerah juga memetakan bahwa kelemahan branding dan minimnya adopsi e-commerce masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus diintervensi lewat pelatihan berkala.

Melalui momentum ini, para peserta menaruh harapan besar agar program afirmasi berupa pendampingan literasi keuangan, pengurusan NIB, dan digitalisasi pasar dapat bergulir secara konsisten. Mereka optimistis, penguatan dari sektor hilir ini mampu melahirkan komunitas UMKM perdesaan Sumbar yang mandiri, tertib hukum, dan tangguh di level nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS