Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 29 Okt 2025 17:58 WIB ·

Jembatan Dana Desa Rp355 Juta di Halmahera Selatan Jadi Urat Nadi Baru Warga Oha


					Jembatan Dana Desa Rp355 Juta di Halmahera Selatan Jadi Urat Nadi Baru Warga Oha Perbesar

Desa Oha, Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Pembangunan infrastruktur di Desa Oha, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, baru-baru ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi mendalam dari seluruh lapisan masyarakat setempat. Apresiasi ini secara khusus ditujukan kepada Kepala Desa (Kades) Oha, Hamzah Hafel, atas inisiatif dan kinerja cepatnya dalam menyelesaikan pembangunan satu unit jembatan penghubung yang telah lama dinantikan warga.

Jembatan berkonstruksi kokoh ini dibangun menggunakan alokasi Dana Desa (DDS) dengan total anggaran senilai Rp355.000.000,00 dan memiliki panjang total 12 meter. Kehadiran jembatan ini menjadi titik balik penting dalam pergerakan dan mobilitas warga Desa Oha ke luar desa.

Jalur Masa Depan: Memudahkan Akses Pendidikan Siswa
Manfaat paling signifikan dari jembatan ini, menurut keterangan warga, adalah sebagai urat nadi utama yang mempermudah akses bagi siswa dari Desa Oha yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju sekolah di luar desa. Sebelum jembatan ini diperbaiki, akses penghubung desa ke wilayah sekolah sudah lama tidak layak dan menimbulkan kekhawatiran, terutama saat musim hujan atau air sungai meluap.

Sebelumnya, para pelajar menghadapi tantangan berat, mulai dari jalan yang rusak, licin, hingga risiko terisolasi. Kondisi ini sering kali mengancam keselamatan dan mengganggu konsentrasi belajar mereka. Dengan terwujudnya jembatan baru ini, perjalanan harian siswa menjadi jauh lebih aman, cepat, dan efisien. Hal ini tidak hanya mengurangi beban fisik mereka, tetapi juga secara langsung mendukung semangat belajar dan meningkatkan tingkat kehadiran di sekolah, yang merupakan investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia di Desa Oha.

Transparansi Dana Desa untuk Kemaslahatan Warga
Keberhasilan pembangunan ini merupakan buah dari komitmen Kepala Desa Hamzah Hafel dalam memanfaatkan Dana Desa secara transparan dan tepat sasaran. Dalam pernyataannya, Hamzah Hafel menegaskan filosofi kepemimpinannya: “Dana desa bukan milik kepala desa, tetapi merupakan dana milik masyarakat, sehingga masyarakatlah yang harus menikmatinya.”

Pernyataan ini menjadi landasan kuat bagi seluruh program pembangunan di Oha, di mana setiap anggaran diprioritaskan untuk kegiatan yang memberikan dampak langsung dan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan warga. Proyek jembatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan Dana Desa dapat benar-benar menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan kualitas hidup, terutama melalui pembangunan infrastruktur vital.

Selain mempermudah akses pendidikan, jembatan ini juga diharapkan mampu mengakselerasi pergerakan ekonomi warga, seperti mempermudah pengangkutan hasil bumi dan meningkatkan mobilitas menuju pasar di luar desa. Konektivitas yang lancar adalah kunci untuk melepaskan masyarakat dari belenggu keterbatasan akses yang sering kali menjadi salah satu akar masalah kemiskinan di daerah terpencil.

Komitmen Hamzah Hafel tidak berhenti sampai di sini. Beliau juga berjanji untuk terus memperhatikan pembangunan di Desa Oha, Kecamatan Gane Barat, dengan harapan setiap program yang dijalankan dapat membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Kepedulian nyata dan kinerja yang terbukti ini pun memicu ucapan apresiasi yang mendalam dan tulus dari seluruh masyarakat Desa Oha kepada kepala desa mereka.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 134 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tabungan Warga Desa Jadi Energi Baru Ekonomi Sumbar

10 Mei 2026 - 21:36 WIB

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Trending di RAGAM