Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD · 2 Mei 2026 11:44 WIB ·

Jalan Pintas Talenta Desa Bekasi Menuju Piala Presiden


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Cikarang, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] PSSI Kabupaten Bekasi resmi membuka gerbang mimpi bagi pesepak bola cilik melalui Liga Jabar Istimewa Usia 10 (U-10) di Stadion Mini Cikarang, Sabtu (2/5/2026). Kompetisi ini menjadi sangat strategis karena untuk pertama kalinya, pemenang di level provinsi akan mendapatkan tiket langsung mewakili Jawa Barat di ajang bergengsi nasional, Piala Presiden.

Terobosan ini mengubah peta pembinaan usia dini yang selama ini hanya berhenti di level lokal. Dengan adanya kategori U-10 dan U-12 di Piala Presiden, bakat-bakat dari pelosok desa kini memiliki jalur prestasi yang jelas dan terstruktur menuju karier profesional maupun Timnas Indonesia.

Eskalator Prestasi dari Regional Purwasukasi
Direktur Kompetisi Usia PSSI Jawa Barat, Iswahyudi, menyatakan bahwa Kabupaten Bekasi memiliki posisi vital dalam Regional Purwasukasi (Purwakarta, Subang, Karawang, Bekasi). Dari regional ini, enam slot disiapkan untuk bertarung di tingkat provinsi. Skema berjenjang ini dirancang untuk memastikan proses pencarian bakat (talent scouting) berjalan objektif dan kompetitif.

“Ini ajang luar biasa karena usia dini baru kali ini ada turnamennya sampai Piala Presiden. Kami ingin mencari bakat untuk persiapan Porprov, PON, hingga Timnas Indonesia,” ujar Iswahyudi di tengah antusiasme peserta yang memadati stadion.

Investasi Mental dan Pembinaan Berkelanjutan
Hamun Sutisna, Ketua PSSI Kabupaten Bekasi sekaligus Direktur Kompetisi Sepak Bola Usia Muda PSSI Jabar, menegaskan bahwa liga ini mencakup spektrum usia luas, dari U-10 hingga U-19. Konsistensi dalam menyelenggarakan kompetisi berjenjang adalah kunci utama agar teknik dan mental pemain muda terasah secara rutin.

Meskipun agenda liga internal sedang berjalan, partisipasi tetap masif. Syaiful Islam, Exco PSSI Kabupaten Bekasi, menyebutkan bahwa hampir seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayahnya turut ambil bagian. Momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi anak-anak Bekasi untuk melompat dari lapangan desa menuju panggung sepak bola profesional nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jurus Pebayuran Melawan Modernisasi: Pencak Silat Jadi Benteng Pemuda

2 Mei 2026 - 10:33 WIB

Narkoba dan Stunting di Sumbar Mengkhawatirkan, Isu LGBT Masih Jadi Perdebatan

30 April 2026 - 22:51 WIB

Modal Sosial Menguat dalam Tradisi Pelepasan Haji Pangkalpinang

30 April 2026 - 19:38 WIB

Ritual Longkangan Senepo Jaga Nyawa Sumber Air Pegunungan

30 April 2026 - 12:35 WIB

Ekonomi Kreatif: Pemuda Desa Sumbar Jadi Produser Digital

29 April 2026 - 21:27 WIB

AKPERSI Sumsel Dilantik: Akhiri Era Jurnalisme Asal Bapak Senang

28 April 2026 - 23:25 WIB

Trending di SOSBUD