Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 2 Mei 2026 10:33 WIB ·

Lestarikan Budaya Leluhur!!! Camat Pebayuran Hadiri Festival Seni Budaya Pencak Silat Tingkat Kecamatan Pebayuran


					Lestarikan Budaya Leluhur!!! Camat Pebayuran Hadiri Festival Seni Budaya Pencak Silat Tingkat Kecamatan Pebayuran Perbesar

Pebayuran,Bekasi[DESAMERDEKA]-Semangat pelestarian budaya lokal tampak begitu kental dalam gelaran Festival Seni Budaya Pencak Silat tingkat Kecamatan Pebayuran yang berlangsung meriah di halaman Taman Pelangi, Kelurahan Kertasari, Sabtu (2/5/2026).

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha bersama jajaran unsur Muspika, di antaranya Kasi Trantib Kecamatan Pebayuran Aan Rohimat, IPDA Amir, Kanit Sabara perwakilan dari Polsek Pebayuran, Danramil 11 Pebayuran, panitia penyelenggara, serta para peserta pencak silat dari berbagai wilayah di Kecamatan Pebayuran.

Suasana semakin semarak dengan penampilan atraktif para pesilat yang menampilkan jurus-jurus khas, penuh kekuatan, ketangkasan, serta nilai seni tinggi yang menjadi identitas budaya bangsa.

Dalam sambutannya, Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.

“Festival ini bukan hanya ajang pertunjukan, tetapi juga sebagai upaya kita bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya pencak silat agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam merawat kearifan lokal di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap generasi muda semakin mencintai budaya sendiri dan menjadikannya sebagai bagian dari jati diri bangsa,” sambungnya.

Festival ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi wadah bagi para pesilat untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kecamatan Pebayuran kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga eksistensi seni budaya tradisional sebagai warisan berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cari Bibit Untuk Timnas, PSSI Kabupaten Bekasi Gulirkan Liga Jabar Istimewa U-10 Tahun 2026

2 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di RAGAM