Bandung [DESA MERDEKA] – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan ketegasannya dalam menangani isu kebersihan lingkungan. Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Minggu (6/4/2025), ia menyampaikan kebijakan baru yang cukup mengejutkan. Ia menyatakan tidak akan mencairkan bantuan keuangan bagi desa atau kelurahan yang lingkungannya masih kotor dan warganya belum peduli terhadap kebersihan.
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah awal Dedi Mulyadi setelah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat pasca-Pilkada Serentak 2024. Setelah perayaan Lebaran 2025, Dedi Mulyadi memang memiliki sejumlah rencana pembangunan dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, termasuk percepatan investasi melalui pemangkasan birokrasi perizinan.
Namun, sebelum fokus pada pembangunan ekonomi, Dedi Mulyadi memberikan perhatian serius pada masalah lingkungan. Dalam pesannya yang ditujukan kepada seluruh kepala desa dan lurah di Jawa Barat, ia secara gamblang menyampaikan ancaman penundaan pencairan dana bantuan keuangan.
“Saya tidak akan mencairkan bantuan-bantuan keuangan baik untuk desa atau kelurahan,” tegas Dedi Mulyadi dalam video tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan ini akan terus berlaku selama kondisi lingkungan desa atau kelurahan masih terlihat tidak bersih. Indikatornya adalah masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan ke sungai, serta tidak adanya inisiatif nyata dari pemerintah desa atau kelurahan dalam mengelola sampah dengan baik dan menata lingkungan agar lebih asri.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan masyarakat mengenai betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Beberapa waktu lalu, ia masih mendapati pemandangan sampah yang dibuang ke sungai, sebuah kondisi yang sangat disesalkannya. Dengan adanya kebijakan yang tegas ini, diharapkan kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat meningkat secara signifikan di seluruh wilayah Jawa Barat.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.