Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 22 Okt 2025 14:28 WIB ·

Hari Santri 2025: Sumbar Upayakan Perda Fasilitasi Pesantren


					Hari Santri 2025: Sumbar Upayakan Perda Fasilitasi Pesantren Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Peringatan Hari Santri 2025 di Sumatera Barat menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi untuk menegaskan kembali komitmennya terhadap pendidikan Islam. Bertempat di Kompleks Perguruan Islam Ar-Risalah pada Rabu (22/10/2025), Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, membacakan amanat dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nassaruddin Umar, MA.

Tahun ini menandai satu dekade peringatan Hari Santri, sejak ditetapkan pertama kali oleh pemerintah pada 2015. Momen sepuluh tahun ini dimanfaatkan Mahyeldi untuk menyampaikan kabar baik sekaligus harapan bagi komunitas pesantren di Sumbar.

Gubernur Mahyeldi secara khusus mengungkapkan bahwa Pemprov Sumbar tengah mengupayakan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Dukungan untuk Pesantren. Regulasi ini diharapkan dapat memberikan payung hukum yang kuat dan dukungan nyata bagi pengembangan pondok pesantren di seluruh wilayah. Saat ini, proses evaluasi Perda tersebut sudah berada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Mudah-mudahan dalam waktu dekat prosesnya bisa segera tuntas,” kata Mahyeldi, menunjukkan optimisme bahwa payung hukum ini segera terealisasi.

Di hadapan sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari ulama, pimpinan pondok pesantren, santri, santriwati, dan tokoh pendidikan Islam, Gubernur juga menyampaikan harapan agar peringatan Hari Santri Nasional 2026 mendatang dapat diselenggarakan secara akbar di halaman Istana Gubernur Sumatera Barat. Harapan ini mencerminkan keinginan Pemprov untuk menjadikan Hari Santri sebagai perayaan kebanggaan daerah yang mendapatkan pengakuan dan ruang formal tertinggi.

Sebagai bentuk apresiasi nyata atas pencapaian santri, Gubernur Mahyeldi juga memberikan penghargaan tambahan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp2.500.000 kepada lima santri berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah pada Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional (MQKN) Tahun 2025. Pemberian penghargaan ini dimaksudkan sebagai dorongan moral dan motivasi agar santri terus berprestasi, tidak hanya di bidang agama tetapi juga dalam konteks pendidikan nasional.

Acara peringatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Edison, serta jajaran Forkopimda Sumatera Barat. Kehadiran berbagai stakeholder menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan komunitas agama dalam mendukung peran strategis pesantren.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Kisah Alvin di Sekolah Rakyat Dharmasraya Bikin Haru

2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Kisah Perjuangan Mahyeldi Bakar Semangat Siswa SRT Dharmasraya

2 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Sekolah Rakyat Dharmasraya Titik Balik Putus Rantai Kemiskinan

2 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Kolaborasi Anggota Dewan Dongkrak Penerima PIP SMKN Kletek

31 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di PENDIDIKAN