Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

LINGKUNGAN · 24 Jan 2025 20:15 WIB ·

Desa Sumberdukun Sukses Bikin Eco-Enzyme, Kurangi Sampah Organik


					Desa Sumberdukun Sukses Bikin Eco-Enzyme, Kurangi Sampah Organik Perbesar

Magetan [DESA MERDEKA] – Dalam upaya mengurangi timbunan sampah organik dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, mahasiswa KKN Universitas PGRI Madiun menggelar sosialisasi pembuatan eco-enzyme di Desa Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/1) ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Eco-enzyme, cairan fermentasi dari sampah organik seperti sisa buah dan sayur, telah terbukti efektif sebagai pembersih alami dan pupuk organik. Proses pembuatannya pun terbilang sederhana dan ramah lingkungan.

“Eco-enzyme ini bukan hanya mengurangi sampah, tapi juga bisa jadi solusi untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya dalam rumah tangga,” ujar Ade Trisnawati, salah satu narasumber dari tim dosen teknik kimia Universitas PGRI Madiun.

Selama sosialisasi, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung pembuatan eco-enzyme. Dengan bimbingan tim KKN, masyarakat antusias mengikuti setiap langkah, mulai dari pemilihan bahan hingga proses fermentasi.

Kepala Desa Sumberdukun, Kamto, menyambut baik inisiatif mahasiswa ini. “Kami berharap dengan adanya eco-enzyme, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola sampah organik dengan baik. Ini juga bisa menjadi peluang ekonomi baru bagi desa,” ungkapnya.

Manfaat Eco-Enzyme:

  • Mengurangi sampah organik: Membantu mengatasi masalah sampah yang semakin menumpuk.
  • Pupuk organik: Menyuburkan tanah dan tanaman.
  • Pembersih alami: Dapat digunakan sebagai pengganti deterjen dan pembersih rumah tangga lainnya.
  • Ramah lingkungan: Tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bulungan Gencarkan Pembangunan Hijau, 4 Desa Pesisir Dilatih

4 Desember 2025 - 16:26 WIB

Banjir Aceh Utara ‘Bergulung Seperti Tsunami’, Desa Porak-poranda

4 Desember 2025 - 15:44 WIB

ProKlim KLH Beri Apresiasi Ratusan Desa Aksi Iklim

1 Desember 2025 - 18:25 WIB

BWS Sumatera I Bersihkan Lumpur Buka Akses Pidie Jaya

1 Desember 2025 - 15:51 WIB

Banjir Genangi Polman: Ratusan Rumah Terdampak di Dua Desa

1 Desember 2025 - 15:24 WIB

Longsor Agam Isolir Nagari, Ratusan Warga Kampung Tabu Kelaparan

30 November 2025 - 00:28 WIB

Trending di LINGKUNGAN