Bulukumba, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyerukan imbauan penting bagi para ayah. Melalui Surat Edaran Bupati, seluruh ayah, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki, diimbau untuk mengantarkan anak mereka ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran 2025/2026. Inisiatif ini merupakan wujud dukungan kuat terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang dicanangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Surat bernomor 400.2.1/1536/DP2KBP3A tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Bulukumba. Di dalamnya, Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf, secara tegas menginstruksikan pelaksanaan kegiatan bertajuk “Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah”. Ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap peran ayah dalam pengasuhan anak dan pendidikan sejak dini.
Ada tiga poin utama yang ditekankan dalam imbauan ini:
Pelaksanaan “Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah”: Kegiatan ini diharapkan dilaksanakan di setiap OPD dan wilayah kerja masing-masing.
Partisipasi Aktif Ayah: Semua ASN laki-laki dan seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah diajak untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Dokumentasi dan Publikasi: Penting untuk mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto, video, atau testimoni, lalu membagikannya melalui media sosial dan kanal resmi komunikasi OPD atau wilayah.
Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya konkret untuk membangun karakter anak serta meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sejak usia dini. Dengan kehadiran ayah di hari pertama sekolah, diharapkan tercipta fondasi emosional yang kuat bagi tumbuh kembang anak.
“Partisipasi ayah dalam mendampingi anak di hari pertama sekolah sangat berarti, bukan hanya bagi anak tetapi juga untuk memperkuat ikatan emosional dalam keluarga,” ungkap Bupati dalam surat edarannya.
Kegiatan ini dijadwalkan bertepatan dengan awal tahun ajaran baru 2025/2026. Diharapkan, momen ini menjadi pemicu bagi para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam mendidik dan mengasuh anak secara berkelanjutan. Inisiatif ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan penuh kasih sayang.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.