Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini memasuki babak baru yang lebih humanis. Tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat hadir membawa misi ganda: stabilitas pangan dan penyembuhan trauma (trauma healing) bagi warga terdampak.
Staf Ahli TP PKK Pusat, Yane Ardian Bima Arya, memimpin langsung penyaluran 500 paket bantuan strategis di tiga kecamatan terdampak paling parah, yakni Palembayan (250 paket), Tanjung Raya (150 paket), dan Malalak (100 paket). Menariknya, bantuan ini tidak hanya berisi sembako dan kompor, tetapi juga perlengkapan salat sebagai persiapan batin warga menghadapi bulan suci Ramadan.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar meringankan beban masyarakat, terutama agar mereka bisa menjalankan ibadah Ramadan nanti dengan lebih tenang meskipun dalam kondisi pemulihan,” ujar Yane Ardian di sela kegiatannya, Jumat (6/2/2026).
Menyentuh Sisi Psikologis Anak
Di balik pembagian logistik, perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan. Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumbar, Detta Maulin Vasco, mengungkapkan bahwa aspek psikologis menjadi prioritas yang sering terlupakan dalam penanganan bencana.
Oleh karena itu, PKK menyisipkan agenda trauma healing yang difokuskan pada anak-anak. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses pemulihan berjalan secara holistik, mencakup kesehatan mental sekaligus fisik guna mencegah dampak trauma berkepanjangan pada generasi muda di Agam.
Kolaborasi Lintas Jenjang
Aksi nyata ini merupakan buah koordinasi intensif antara TP PKK Pusat, Provinsi Sumbar, hingga tingkat Kabupaten Agam. Ketua TP PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, menyebut kehadiran pengurus pusat sebagai suntikan moral yang luar biasa bagi para korban.
Dukungan ini diakui oleh perwakilan masyarakat melalui Staf Ahli TP PKK Kabupaten Agam, Maya Primasari Iqbal, sebagai bentuk kepedulian yang konkret. Dengan terpenuhinya kebutuhan dapur dan alat ibadah, serta perhatian pada keceriaan anak-anak, diharapkan ekosistem keluarga di wilayah terdampak dapat segera bangkit dan kembali berdaya sebelum fajar Ramadan tiba.
Informasi SEO
Frasa Kunci Utama: Bantuan


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.