Pesawaran, Lampung [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal membagi bantuan, tetapi juga mengedukasi mentalitas ekonomi warga. Melalui realisasi Dana Desa tahap pertama tahun 2023, desa ini membagikan paket beras kepada warga kurang mampu sebagai langkah nyata pemulihan ekonomi pasca-pandemi, Kamis (13/4).
Kepala Desa Pasar Baru, Fitri Nurhuda, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari Permendes Nomor 8 Tahun 2022. Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pokok di tengah melonjaknya harga beras di pasaran. Setiap warga penerima manfaat mendapatkan bantuan beras seberat 5 kg.
“Kami menyadari saat ini masyarakat sedang kesulitan mendapatkan bahan pokok karena harga yang melambung tinggi. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga,” ujar Fitri Nurhuda dalam sambutannya.
Manajemen Belanja: Senjata Rahasia Pengentasan Kemiskinan
Sudut pandang menarik muncul dari Edy Sudrajat, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi Lampung. Di hadapan warga, ia memberikan “obat pahit” berupa edukasi manajemen keuangan. Menurutnya, bantuan pangan dari pemerintah tidak akan pernah cukup jika masyarakat tidak bijak dalam mengatur pengeluaran belanja rumah tangga.
“Salah satu pemicu kemiskinan adalah kurangnya kemampuan kita dalam mengatur prioritas belanja. Di masa sulit pasca-pandemi ini, bapak dan ibu harus mampu memanajemen beban pengeluaran agar bantuan yang diterima menjadi efektif,” tegas Edy Sudrajat.
Pemerintah melalui Kementerian Desa PDTT RI memang telah menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa 2023 untuk beberapa sektor krusial, mulai dari ketahanan pangan, pengembangan BUMDes, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun, keberhasilan program-program ini sangat bergantung pada bagaimana warga mengelola sumber daya yang mereka terima.
Membangun Solidaritas Sosial
Acara yang dihadiri oleh jajaran BPD, tokoh masyarakat, dan pendamping desa ini ditutup dengan aksi sosial tambahan. Sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan, Edy Sudrajat bersama timnya juga menggelar kegiatan berbagi takjil di Simpang Way Ratai, Desa Pasar Baru.
Langkah kolaboratif antara pembagian bantuan strategis dan edukasi finansial ini diharapkan mampu menjadi pemantik kemandirian ekonomi masyarakat Desa Pasar Baru secara jangka panjang.

Penulis Bekerja di Kementerian Desa PDTT RI Sebagai Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa di Kabupaten Pesawaran


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.