Lebong, Bengkulu [DESA MERDEKA] – Kepadatan rumah warga di bagian depan Desa Pyang Mbik, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, akhirnya menemukan jalan keluar. Lewat anggaran sekitar Rp90 juta, pemerintah desa setempat resmi membangun jalan rabat beton sepanjang 90 meter dan lebar 2 meter di Dusun III. Proyek prioritas tahun 2026 ini dirancang sebagai jalur pembuka untuk memecah penumpukan pemukiman sekaligus mempermudah akses petani ke area persawahan.
Selama ini, warga Pyang Mbik cenderung membangun rumah menumpuk di area depan desa yang areanya makin terbatas. Pj Kepala Desa Pyang Mbik, Antoni Novrianto, S.Sos., melihat pembangunan jalan rabat beton baru ini bukan sekadar proyek semen dan kerikil biasa, melainkan strategi tata ruang desa.
“Wilayah pemukiman di bagian depan desa saat ini sudah cukup padat. Dengan adanya akses jalan baru di Dusun III, peluang perluasan kawasan pemukiman baru bagi warga menjadi terbuka lebar,” ujar Antoni saat ditemui di kantornya, Senin pagi (18/05/2026).
Selain mengurai kepadatan penduduk, infrastruktur ini menjadi angin segar bagi sektor pertanian lokal. Akses angkut hasil panen yang dulunya sulit, kini terpangkas berkat jalur beton yang solid.
Menariknya, penentuan titik pembangunan seharga puluhan juta ini tidak diputuskan sepihak oleh perangkat desa. Proyek ini lahir murni dari bawah melalui rentetan suara warga dalam Musyawarah Dusun Khusus (Musdesus) hingga Musyawarah Desa (Musdes).
Melibatkan masyarakat sejak awal perencanaan terbukti membuat pembangunan infrastruktur desa menjadi tepat sasaran. Kini, setelah jalur baru tersebut terealisasi, pemerintah desa berharap warga ikut merawat fisik jalan agar manfaat ekonominya bertahan dalam jangka panjang.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.