Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 4 Jan 2024 22:53 WIB ·

Bantaeng Kembangkan Desa Wisata, Pacu Ekonomi dan Kesejahteraan Warga


					Bantaeng Kembangkan Desa Wisata, Pacu Ekonomi dan Kesejahteraan Warga Perbesar

Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Kabupaten Bantaeng terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Dinas Pariwisata (Dispar) Bantaeng, di bawah kepemimpinan Harmoni, S.Sos., M.Si., aktif mengawal program ini, termasuk memastikan kegiatan coaching berjalan efektif di lapangan.

Kepala Dispar, Harmoni, secara langsung mengunjungi berbagai desa untuk memonitor kemajuan program tersebut. Langkah ini sejalan dengan tujuan utama pengembangan desa wisata, yakni untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan mengatasi masalah pengangguran di tingkat desa.

Penekanan pada manfaat ekonomi ini juga diperkuat oleh Dosen Pengampu Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Ir. Rusli Moh. Rukka. S.P., M.Si., dalam sebuah seminar program KKNT Desa Wisata wilayah tiga. Seminar yang diadakan di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu (3/1/2024) ini menjadi titik fokus sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah.

“Potensi desa kita dari sektor pariwisata sangat menjanjikan dan beragam. Dengan pengelolaan yang tepat, desa wisata dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit dan berdampak pada lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi di desa,” ujar Harmoni.

Seminar tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk Camat Tompobulu, Kapolsek, Babinsa, DPK, serta Kepala Desa dan Lurah dari Desa Pattallassang, Desa Bonto-Bontoa, dan Kelurahan Campaga. Sebanyak 29 mahasiswa KKNT Unhas ditempatkan di ketiga lokasi ini untuk mengabdikan diri dan membantu proses pengembangan desa wisata.

Mahasiswa KKNT Unhas Petakan Potensi Wisata Berbasis Indikator Kunci
Kehadiran mahasiswa KKNT diharapkan menjadi katalisator. Tugas utama mereka adalah melakukan pendataan dan pemetaan potensi wisata di desa-desa tersebut melalui observasi dan wawancara mendalam.

Pendataan ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan sembilan indikator kunci yang telah ditetapkan oleh Dinas Pariwisata Bantaeng. Indikator ini mencakup aspek holistik, mulai dari:

  • Lingkungan dan Fisik
  • Keanekaragaman Hayati
  • Atraksi Budaya (kesenian, kuliner, pengobatan tradisional, situs, dll.)
  • Infrastruktur
  • Kelembagaan
  • Sumber Daya Manusia (SDM)
  • Sikap dan Tata Kehidupan Masyarakat
  • Keterjangkauan dan Moda Transportasi
  • Aktivitas Masyarakat

Data yang dikumpulkan ini sangat krusial sebagai fondasi untuk merancang program desa wisata yang berkelanjutan.

Belajar dari Desa Sukses: Bukti Nyata Dampak Positif
Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat telah terbukti mampu membawa transformasi signifikan. Beberapa contoh sukses di Indonesia menjadi inspirasi, seperti Goa Pindul di Desa Bejiharjo, Yogyakarta, dan yang paling mencolok, Desa Ponggok di Klaten, Jawa Tengah.

Desa Ponggok, yang dulunya dikenal miskin, berhasil merintis potensi mata airnya menjadi objek wisata air tawar terkenal (Umbul Ponggok) sejak tahun 2009. Berkat gagasan bersama dengan UGM, desa ini bertransformasi drastis. Pendapatan Asli Desa (PAD) yang pada tahun 2007 hanya Rp 17 juta per tahun, kini melonjak hingga mencapai Rp 1 miliar per tahun.

Harmoni menambahkan, fakta tersebut menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata memberikan dampak positif signifikan bagi ekonomi lokal. Oleh karena itu, Dispar Bantaeng secara konsisten mendorong agar program pembangunan pariwisata berbasis masyarakat ini dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Memasukkan program ke dalam RPJMDes akan mempermudah pemerintah desa dalam melakukan penganggaran dan pengelolaan program desa wisata secara terencana dan berkesinambungan, yang pada akhirnya akan membantu mewujudkan desa wisata yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Bantaeng.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 304 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Lubuk Buaya Padang Kompak Merahkan Kampung Jelang HUT RI

26 Juli 2026 - 17:01 WIB

Warga Desa Gajah Swadaya Tambal Jalan Rusak Ponorogo

26 Juli 2026 - 14:30 WIB

Cara Desa Banjararum Turunkan Stunting Lewat Aplikasi e-HDW

25 Juli 2026 - 11:17 WIB

Rembuk Stunting Desa Banjararum Kecamatan Singosari membahas percepatan Zero Stunting dan penyusunan RKP Desa 2027 melalui pemanfaatan e-HDW.

Rebutan Kursi BPD Sidodadi Banyuwangi: Dusun Krajan Memanas!

24 Juli 2026 - 18:47 WIB

TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas

24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Kuota Perempuan Terjaga, Wajah Inklusif BPD Desa Purorejo

24 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di DESA