Inovasi Kades Blora, Sulap Balai Desa Bangsri Jadi Klasik Nan Ikonik dengan Anggaran Hemat
Blora, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Kepala Desa Bangsri, Jepon, Blora, Yannanta Laga Kusuma, memiliki cara unik dan inspiratif dalam mendesain ulang Balai Desa. Dengan konsep serba jadul dan klasik, ia berhasil menyulap ruang kerja perangkat desa menjadi ikonik layaknya kafe kekinian, namun dengan anggaran yang sangat hemat, yakni hanya sekitar Rp40 juta. Konsep ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan proyek pembangunan balai desa pada umumnya yang bisa menelan ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Ruangan kerja Balai Desa Bangsri kini dipenuhi oleh hiasan antik yang sukses menghadirkan suasana memori masa lampau. Ornamen-ornamen unik ini menghiasi setiap sudut, mulai dari jendela berbahan kayu yang dijadikan tembok dekoratif, hingga papan-papan iklan era dua atau tiga dekade lalu yang memenuhi dinding ruangan.
“Memang awalnya saya kan juga orang seni suka jadul-jadulan. Biasanya, kalau bangun balai desa itu kan habisnya ratusan juta bahkan sampai miliaran rupiah,” ujar Yannanta, yang juga hobi olahraga balap motor, saat ditemui pada Senin (1/12/2025).
Ia menegaskan, dengan memanfaatkan anggaran minimal dari Pendapatan Asli Desa (PAD), hasil yang didapatkan bisa maksimal, menciptakan tempat kerja yang nyaman dan sejuk.

Telepon Koin hingga Mesin Tik Klasik Hiasi Ruangan
Balai desa ini kini menjadi galeri mini barang-barang klasik. Ornamen yang menghiasi ruangan tidak tanggung-tanggung, mulai dari telepon koin umum, jam dinding, biola, televisi dan radio jadul, hingga mesin tik manual. Meja-meja kayu sebagai tempat kerja perangkat desa berjejer selaras dengan meja penjahit kuno, memperkuat nuansa nostalgia.
Konsep desain unik ini, yang baru ditata belum genap setahun, bertujuan utama untuk meningkatkan kenyamanan dalam melayani masyarakat. Desainnya yang disebut mirip kafe di kota-kota besar membuat ruangan ini nyaman digunakan baik untuk bekerja maupun menerima tamu, termasuk warga setempat dan pengunjung dari luar desa.
Yannanta mengaku proses mendapatkan barang-barang jadul seperti papan iklan memang “gampang-gampang susah,” namun ia terbantu oleh jaringan pertemanan yang menjual barang-barang antik.
Viral di Media Sosial Jadi Spot Foto Favorit
Lebih dari sekadar ruang kerja yang nyaman, desain unik Balai Desa Bangsri ini juga sempat viral di media sosial. Kepala Desa Yannanta Laga Kusuma menambahkan, balai desa kini diburu oleh warganet sebagai spot foto yang menarik.
Popularitas ini semakin meningkat karena desa tersebut berada dekat dengan lokasi wisata Noyo Gimbal View, sehingga banyak wisatawan yang mampir ke balai desa. Fenomena ini menunjukkan bagaimana inovasi desain yang hemat biaya dapat sekaligus menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan citra positif desa. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kreativitas dan kecintaan pada barang jadul dapat menghasilkan dampak besar dalam tata ruang publik desa.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.