Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 22 Mei 2026 17:31 WIB ·

Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul


					Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul Perbesar

Trenggalek, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Warga Desa Panggul kini berpacu dengan waktu demi mengamankan legalitas tanah mereka. Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), masyarakat di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, tengah melakukan gerakan massal pasang patok batas tanah untuk menyulap lahan rawan konflik menjadi aset hukum yang sah.

Langkah ini bukan sekadar urusan birokrasi biasa. Bagi masyarakat desa, selembar sertifikat adalah benteng pertahanan dari sengketa keluarga atau klaim sepihak di masa depan, sekaligus pembuka akses penguatan modal ekonomi. Pemerintah desa pun diuntungkan karena peta pembangunan wilayah ke depan akan berbasis pada data spasial yang jauh lebih akurat.

Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) PTSL Desa Panggul, Syamsul Huda, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif dengan BPN Kabupaten Trenggalek terus berjalan demi menjaga transparansi proses dari pengukuran hingga penerbitan. Sejak pendaftaran dibuka, kantor sekretariat di balai desa terus dibanjiri berkas dari warga yang antusias.

Untuk ikut serta dalam program strategis nasional tahun 2026 ini, warga wajib melengkapi dokumen dasar:

  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Bukti kepemilikan awal (Letter C, Akta Jual Beli, atau surat keterangan waris)
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT)
  • Pemasangan tanda batas (patok) secara mandiri di lahan masing-masing

Panitia sengaja menerapkan sistem pelayanan terpadu lewat koordinasi aktif perangkat desa agar validasi oleh tim ajudikasi BPN minim kendala. Mengingat tenggat waktu verifikasi data yang semakin dekat, proaktifnya pemohon menjadi kunci kelancaran program ini.

“Kami berharap warga memanfaatkan sisa waktu yang ada sebelum batas akhir Agustus nanti,” tegas Syamsul Huda pada Rabu (21/05/2026).

Kesempatan emas ini diharapkan mampu mengubah wajah Desa Panggul menjadi wilayah yang tertib administrasi pertanahan sepenuhnya sebelum akhir tahun.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bulo-Bulo Satukan Agenda Strategis demi Kemajuan Desa

8 Juni 2026 - 15:09 WIB

RDS Umalulu Perkuat Sinergi Lawan Stunting dan Malaria

8 Juni 2026 - 12:35 WIB

BLT Dana Desa Kaliuda Cair, Warga Tetap Bersyukur

7 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rapat Rutin Desa Pamburu Tingkatkan Pelayanan Publik Warga

7 Juni 2026 - 14:56 WIB

Gotong Royong Warga Maidang Jaga Kebersihan Desa

7 Juni 2026 - 10:35 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Trending di DESA