Anambas, Kepulauan Riau [DESA MERDEKA] – Dua perayaan besar melingkari riuh rendah tendangan bola di Lapangan Alim Sidi, Kamis (21/5/2026). Desa Mubur di Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, membuktikan bahwa usia 51 tahun berdiri dan 40 tahun kiprah Karang Taruna bukan sekadar angka, melainkan simbol ketahanan sebuah desa kepulauan dalam menjaga kekompakan warganya.
Membuka Open Turnamen Sepakbola Alim Sidi Cup 2026, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, melihat ruang ini lebih dari sekadar rumput hijau dan kompetisi skor. Di hadapan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang memadati lapangan, ia menegaskan bahwa sepak bola adalah perekat sosial paling efektif untuk menyatukan masyarakat yang dipisahkan oleh lautan.
“Pertandingan ini adalah pertandingan persahabatan dan persaudaraan. Kita ingin melalui olahraga, masyarakat semakin kompak, semakin solid, dan hubungan antar pemuda semakin erat,” ujar Bupati Aneng.

Sudut pandang menarik justru muncul saat Bupati mengajak warga melihat peluang abdi negara di luar batas pulau. Di sela-sela perayaan syukur atas perjalanan panjang pembangunan desa, ia menantang generasi muda Desa Mubur Anambas untuk berani mengambil peluang karier yang lebih luas, seperti menembus jalur seleksi TNI, Polri, Imigrasi, hingga Bea Cukai.
Bagi sebuah wilayah kepulauan, turnamen rutin seperti Alim Sidi Cup 2026 tidak hanya berfungsi mencetak bibit atlet potensial. Sisi pentingnya terletak pada perputaran ekonomi lokal selama acara dan pembentukan karakter pemuda yang santun, mampu menjaga emosi, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Acara yang berlangsung meriah ini ditutup secara simbolis lewat tendangan pertama oleh Bupati Aneng. Sepakan bola tersebut resmi memulai kompetisi, sekaligus menandai babak baru semangat pemuda dalam membangun garis depan kepulauan Indonesia dari Desa Mubur.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.