Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 30 Agu 2024 20:33 WIB ·

Bangun Desa Lewat Buku: FTBM Pekalongan Resmi Bangkit


					Bangun Desa Lewat Buku: FTBM Pekalongan Resmi Bangkit Perbesar

Pekalongan, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Setelah lima tahun vakum, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Pekalongan akhirnya “terbangun dari tidur”. Pelantikan pengurus periode 2024-2029 pada Jumat (30/8) menjadi sinyal kuat bahwa desa-desa di Pekalongan siap memerangi darurat literasi melalui revitalisasi taman baca dan perpustakaan desa.

Bukan sekadar pelantikan, momentum ini dibarengi dengan aksi nyata. Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan langsung menyalurkan bantuan 1.000 buku bermutu dan rak buku kepada 20 perpustakaan desa serta TBM. Langkah ini diambil karena rendahnya akses terhadap bahan bacaan berkualitas di wilayah perdesaan masih menjadi akar masalah minat baca.

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Pekalongan Masa Bhakti 2024-2029 Oleh Pak Setyo Selaku Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (PW FTBM) Jawa Tengah

TBM: Lebih dari Sekadar Rak Buku
Plt Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, Agus Pranoto, menekankan sudut pandang baru dalam mengelola literasi desa. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) diharapkan tidak lagi menjadi ruangan sunyi penuh debu, melainkan ruang tamu publik di desa. TBM didorong menjadi pusat diskusi, tempat menambah ilmu praktis, hingga sarana hiburan positif bagi warga desa.

“Penggiat literasi memiliki peran penting dalam menggerakkan budaya di daerah masing-masing,” tegas Setiyo Haryono, pengurus FTBM Jawa Tengah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan literasi nasional sangat bergantung pada aktifnya simpul-simpul baca di pelosok desa.

Syarat Administrasi: Kunci Bantuan 2025
Dukungan pemerintah dipastikan akan berlanjut pada tahun 2025. Namun, ada syarat administratif yang harus dipenuhi oleh setiap pengelola di desa: kepemilikan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

Menurut Diah Kartika, petugas perpustakaan setempat, NPP bukan sekadar formalitas. Nomor ini adalah alat untuk memetakan kondisi perpustakaan di lapangan sekaligus syarat mutlak untuk menerima bantuan buku lanjutan. Dengan revitalisasi forum ini, perpustakaan desa tidak lagi berjuang sendiri, melainkan terintegrasi dalam sistem pembinaan nasional yang lebih memudahkan kemajuan literasi di tingkat lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 278 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pawai Katam Al-Qur’an, Investasi Karakter Generasi Muda Padang

7 Juni 2026 - 13:06 WIB

Literasi Digital Jadi Kunci SDM Desa Berdaya Saing

3 Juni 2026 - 09:25 WIB

Revitalisasi Tradisi Surau Lewat SMP Islam Darul Hakim

2 Juni 2026 - 21:01 WIB

Membangun Benteng Akhlak, Menjaga Masa Depan Desa

31 Mei 2026 - 21:23 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Desa Semakin Berdaya

28 Mei 2026 - 14:21 WIB

Digitalisasi Pendidikan Sumatera Barat: Kelas IT Mulai Diuji Coba

23 Mei 2026 - 11:03 WIB

Trending di PENDIDIKAN