Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 18 Mei 2026 09:33 WIB ·

Dedikasi Sampai Akhir: Kepala Dinas PMD NTT Wafat


					Dedikasi Sampai Akhir: Kepala Dinas PMD NTT Wafat Perbesar

Kupang, Nusa tenggara Timur [DESA MERDEKA] Kabar duka menyelimuti bumi Nusa Tenggara Timur. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi NTT, Alexander B. Koro, tutup usia pada Minggu (17/5/2026). Kepergian birokrat yang dikenal humanis dan rendah hati ini meninggalkan duka mendalam bagi jajaran pemerintahan serta masyarakat desa di seluruh wilayah NTT.

Wafatnya almarhum menjadi kehilangan besar bagi kelanjutan program penguatan kapasitas aparatur desa dan pemberdayaan ekonomi di akar rumput. Sejak dipercaya memimpin Dinas PMD NTT oleh Gubernur Melkiades Laka Lena pada Maret 2026, Alexander aktif meletakkan fondasi baru bagi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Turut berduka cita atas wafatnya Kadis PMD Propinsi NTT, (istimewa)

Komitmen Lapangan hingga Embusan Napas Terakhir
Sudut pandang menarik dari perjalanan pengabdian almarhum adalah loyalitas kerjanya yang tidak goyah hingga akhir hayat. Tepat dua hari sebelum berpulang, yakni pada Jumat (15/5/2026), Alexander masih turun ke lapangan menjalankan tugas kedinasan yang cukup padat di Kabupaten Kupang.

Ia mendampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) dalam agenda krusial peresmian BUMDes Damai serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Nifuleo, Kecamatan Kupang Barat. Kehadiran fisik almarhum di tengah warga desa terpencil tersebut menjadi bukti otentik komitmennya terhadap kemandirian ekonomi lokal hingga akhir masa baktinya.

Kehilangan Besar bagi Sektor Pariwisata Desa
Ketidakhadiran Alexander kini menyisakan tantangan bagi kelanjutan pendampingan BUMDes dan kelompok wisata yang baru saja diresmikan di Desa Nifuleo. Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki empati tinggi dan selalu menekankan bahwa kemajuan NTT harus dimulai dari penguatan lini desa.

Media Tvdesa dan Desamerdeka.id menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya sang pembela hak-hak masyarakat desa. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Sang Pencipta, serta keluarga maupun rekan kerja yang ditinggalkan diberi ketabahan untuk melanjutkan tongkat estafet pembangunan desa di NTT.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Minggu Tanpa Minyak Tanah, Anak Malaka Tak Sarapan

17 Mei 2026 - 19:04 WIB

Pesan dari Mandeh: Investasi Masuk, Kearifan Lokal Harus Terjaga

14 Mei 2026 - 22:02 WIB

Sawah Kembali Hijau: Sumbar Tuntaskan Rehabilitasi Lahan Pasca-Bencana

13 Mei 2026 - 21:02 WIB

Sawah dan Jalan Desa Sumbar Menanti Dana Rp17,9 Triliun

12 Mei 2026 - 15:34 WIB

Nasib Petani dan Pendidikan Anak Pesisir di Tangan Perda

12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Syariah di Desa: Napas Baru Ekonomi Sumatera Barat

12 Mei 2026 - 06:07 WIB

Trending di PEMDA