Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 25 Feb 2025 14:42 WIB ·

AKPERSI: Rumah Aman Jurnalis dan Suara Keadilan Masyarakat


					AKPERSI: Rumah Aman Jurnalis dan Suara Keadilan Masyarakat Perbesar

Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Di tengah ancaman kekerasan terhadap pers yang kian nyata, kehadiran wadah profesi yang solid menjadi harga mati. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) kini tampil sebagai kekuatan baru yang berkomitmen mengembalikan marwah profesi wartawan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam mengungkap kebenaran.

Bermarkas di Desa Kabasiran, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, AKPERSI menegaskan diri bukan sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas), melainkan organisasi pers murni. Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, menekankan bahwa seluruh anggota wajib berasal dari kalangan jurnalis yang patuh pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Benteng Perlindungan bagi Wartawan
Kebutuhan akan perlindungan hukum dan keamanan menjadi alasan utama berdirinya AKPERSI. Rino menyoroti tragisnya kasus pembunuhan jurnalis yang bahkan menyasar anggota keluarga sebagai dampak dari upaya mengungkap fakta.

“AKPERSI hadir untuk mengayomi dan melindungi jurnalis. Kami ingin memastikan bahwa setiap wartawan merasa aman dalam menjalankan tugasnya sebagai pilar keempat demokrasi,” tegas Rino.

Ketua Umum Akpersi Pusat, Rino Triyono, saat memberikan keterangan terkait langkah hukum yang akan ditempuh organisasi menyusul dugaan pencemaran nama baik.

Pendampingan Kasus dan Dampak Sosial
AKPERSI tidak hanya bergerak di meja redaksi. Organisasi ini memiliki rekam jejak nyata dalam membantu masyarakat kelas bawah mengungkap kasus-kasus yang buntu. Contoh keberhasilannya terlihat dalam pendampingan kasus di Purworejo dan Wonosobo, di mana AKPERSI secara konsisten mengawal pemberitaan hingga masalah warga terselesaikan secara hukum.

Ketua OKK DPP AKPERSI, Thoby, menambahkan bahwa solidaritas antar-anggota di seluruh DPD se-Indonesia adalah kunci. Baginya, kepatuhan pada AD/ART bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi untuk menjaga independensi organisasi.

Transformasi Digital dan Penguatan Struktur
Meski sempat menghadapi tantangan internal, termasuk perubahan formasi jabatan Sekretaris Jenderal, AKPERSI tetap bergerak dinamis. Legalitas organisasi kini telah tuntas, dan dalam waktu dekat, mereka akan meluncurkan website resmi sebagai pusat informasi dan literasi jurnalisme.

Dalam peresmian Sekretariat DPP baru-baru ini, AKPERSI merangkul berbagai elemen mulai dari tokoh adat, ulama, hingga pemuda setempat. Sinergi ini menunjukkan bahwa pers tidak boleh eksklusif; ia harus berakar kuat di tengah masyarakat agar fungsi pengawasannya berjalan optimal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

4 tanggapan untuk “AKPERSI: Rumah Aman Jurnalis dan Suara Keadilan Masyarakat”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

10 Tahun Pembiaran Limbah TPA Blondo, Sawah Warga Mati!

20 Juni 2026 - 22:00 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

20 Juni 2026 - 20:22 WIB

Universitas Terbuka, Solusi Pendidikan Bagi Pemuda Desa di Halmahera Selatan

20 Juni 2026 - 09:36 WIB

Mangkir dari Audit Dana Desa, Kades Loleo dan Perangkatnya Terancam Sanksi Pidana!

20 Juni 2026 - 08:25 WIB

HTW Peringatkan Modus TPPO Berkedok Bisnis

20 Juni 2026 - 07:12 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

19 Juni 2026 - 05:55 WIB

Trending di RAGAM