Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 30 Apr 2026 22:51 WIB ·

Narkoba, LGBT, dan Stunting Mengancam Sumbar, Doni Harsiva Yandra: Tak Bisa Dibiarkan


					Narkoba, LGBT, dan Stunting Mengancam Sumbar, Doni Harsiva Yandra: Tak Bisa Dibiarkan Perbesar

Padang,Sumatera Barat ( DESA MERDEKA) – Doni Harsiva Yandra menegaskan ancaman terhadap generasi muda Sumatera Barat semakin nyata. Ia menyoroti narkoba, fenomena sosial termasuk LGBT, serta stunting sebagai persoalan yang harus segera ditangani.

Penegasan itu disampaikan saat ia menerima audiensi mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat ISIP dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPO) Universitas Andalas di Ruang Khusus II DPRD Sumbar, Padang pada Kamis, (30/4/2026).

Tiga Ancaman Serius yang Disorot Mahasiswa

Dalam audiensi itu, mahasiswa menyoroti meningkatnya kasus narkoba, berkembangnya fenomena LGBT dalam dinamika sosial masyarakat, serta tingginya angka stunting di Sumatera Barat.

Ketiga isu tersebut dinilai bukan lagi persoalan biasa, melainkan ancaman serius terhadap kualitas generasi muda dan masa depan daerah.

Doni Harsiva Yandra: Tak Ada Ruang untuk Pembiaran

Menanggapi hal itu, Doni Harsiva Yandra menegaskan kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. Ia menyebut situasi saat ini sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan.

“Masalah narkoba, penyimpangan sosial, dan kenakalan remaja ini sudah mengkhawatirkan. Semua pihak harus serius menangani. Tidak boleh ada pembiaran,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Sumbar itu.

Ia menegaskan akan mendorong pihak terkait untuk bergerak cepat dan menghadirkan solusi konkret. “Kita akan dorong pihak terkait agar persoalan ini tidak berlarut dan segera teratasi,” tambahnya.

Ancaman Nyata yang Mengintai Generasi Muda

Menurut Doni, narkoba merupakan ancaman langsung yang dapat merusak masa depan generasi muda. Sementara itu, stunting berdampak pada kualitas kesehatan dan kecerdasan. Di sisi lain, fenomena sosial termasuk LGBT dalam konteks dinamika masyarakat perlu direspons melalui pendekatan edukatif dan preventif.

“Narkoba ini jelas merusak masa depan. Generasi muda harus dilindungi dan dibekali pemahaman yang kuat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama, gerakan bersama,” kata Doni yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar.

Ia menegaskan bahwa masa depan Sumatera Barat sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.

“Ke depan, nasib daerah ini ada di tangan anak muda hari ini. Karena itu, mereka harus disiapkan dengan baik,” tegasnya.

Dorong Aksi Nyata dan Terukur

Sebagai langkah lanjutan, Doni Harsiva Yandra menekankan pentingnya upaya konkret dan terukur dalam menekan berbagai persoalan tersebut. Ia mendorong penguatan edukasi di lingkungan pendidikan, pencegahan narkoba secara masif, serta percepatan penanganan stunting.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap langkah yang diambil berjalan efektif dan berkelanjutan.“Ini tidak bisa ditunda. Harus ada langkah nyata, terukur, dan berkelanjutan agar generasi muda kita benar-benar terlindungi,” tutupnya. (***/ H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Seleksi Kafilah Rampung, 57 Wakil Sumbar Disiapkan Menuju MTQ Nasional Ke-XXXI di Semarang

30 April 2026 - 23:19 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di RAGAM