Wonogiri, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Markas PMI Kabupaten Wonogiri memperingati Hari Relawan PMI dengan penuh khidmat pada Kamis malam (25/12/2025). Momen ini menjadi sangat spesial karena selain memperingati dedikasi para relawan, PMI Wonogiri mengumumkan keberhasilan penggalangan dana kemanusiaan untuk bencana di Aceh dan Sumatra yang mencapai angka Rp1,7 miliar.
Kepala Markas PMI Wonogiri, Warjo, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan Pemerintah Daerah serta seluruh komponen masyarakat Wonogiri dalam menghimpun donasi ini. Dana tersebut dikumpulkan setelah peluncuran resmi oleh Bupati Wonogiri untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Sumatra.
“Alhamdulillah, melalui kerja keras sekitar 15 relawan, donasi yang terkumpul saat ini sudah mencapai Rp1,7 miliar. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita di Aceh dan Sumatra,” ujar Warjo dalam sambutannya.
Sektor Pendidikan Jadi Donatur Terbesar
Dalam laporannya, Warjo merinci bahwa sektor pendidikan memegang peran besar dalam penggalangan dana ini. Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri berhasil mengumpulkan donasi kurang lebih sebesar Rp378 juta.
Selain dari instansi pemerintah, dana juga mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Relawan kemanusiaan aktif bergerak setiap minggu mencari donasi di Lapangan Pringgodani. Dukungan juga datang dari jamaah masjid di seluruh Wonogiri yang menyerahkan isi kotak amal mereka melalui PMI untuk disalurkan ke lokasi bencana.
Mengenang Sejarah Hari Relawan PMI
Peringatan Hari Relawan PMI yang jatuh setiap tanggal 26 Desember memiliki kaitan sejarah yang mendalam dengan tragedi tsunami Aceh 2004. Penetapan hari tersebut dilakukan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada tahun 2005 sebagai bentuk penghormatan atas kegigihan relawan saat menangani evakuasi salah satu bencana terbesar di dunia.
Tahun 2025 menandai peringatan ke-19 Hari Relawan. Berbeda dengan perayaan pada umumnya, PMI Wonogiri memilih menggelar doa bersama dengan mengenakan pakaian batik. “Malam ini kita berkumpul bukan untuk hura-hura, melainkan untuk melantunkan doa bagi saudara kita di Aceh dan Sumatra,” tambah Warjo.
Misi Kemanusiaan dan Penutupan Jumbara
Sebagai tindak lanjut nyata, PMI Wonogiri akan mengirimkan utusan relawan langsung ke Aceh. Tim yang dipimpin oleh Agus dan kawan-kawan dijadwalkan berangkat pada Minggu mendatang untuk menjalankan misi kemanusiaan di lokasi terdampak.
Dalam acara yang sama, Wakil Kepala PMI Wonogiri, Gino, memimpin doa bersama sekaligus menutup secara resmi kepanitiaan Jumbara yang telah sukses dilaksanakan pada November lalu. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah memastikan kegiatan berjalan lancar sebelum fokus beralih ke penanganan bencana saat ini.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.