Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 20 Jun 2025 00:13 WIB ·

Majalengka Mendunia! Agus Endang Sutrisno Tampil di Fano Word Kite Festival 2025


					Majalengka Mendunia! Agus Endang Sutrisno Tampil di Fano Word Kite Festival 2025 Perbesar

Majalengka [DESA MERDEKA] Kado istimewa menyertai Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-535 tahun 2025. Salah satu putra daerah terbaik, Agus Endang Sutrisno, pelayang asal Desa Parapatan, Kecamatan Sumberjaya, membawa harum nama Majalengka dan Jawa Barat ke pentas dunia. Ia terpilih sebagai salah satu wakil Jawa Barat di ajang bergengsi Fano World Kite Festival 2025 yang digelar 14–21 Juni di Fano, Copenhagen, Denmark.

Keikutsertaan Agus dalam festival layang-layang terbesar di dunia ini bukan hanya membanggakan, tetapi juga menjadi penanda bahwa pelaku seni budaya dari daerah seperti Majalengka mampu menembus batas global. Agus berangkat mewakili Jawa Barat sebagai anggota Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI), komunitas yang konsisten melestarikan seni tradisional layang-layang Nusantara.

Kepala Desa Parapatan, Taryono, menyambut penuh rasa bangga. “Kami mendukung penuh dan mendoakan agar Agus sukses mengharumkan nama Desa Parapatan, Kabupaten Majalengka, dan Provinsi Jawa Barat di mata dunia,” ucapnya.

(Sumber : Dokumentasi PELANGI)

Namun di balik prestasi membanggakan ini, tersimpan cerita perjuangan. Agus harus menanggung biaya pribadi untuk pengurusan paspor dan perjalanan dari Majalengka ke Bandara Soekarno Hatta. Bersama 22 peserta dari berbagai provinsi, ia tetap semangat mewakili Indonesia meski tanpa sokongan biaya penuh dari pemerintah daerah.

“Saya berharap, keikutsertaan saya bisa jadi awal agar budaya Majalengka makin dikenal dunia, dan jadi perhatian khusus bagi dinas terkait untuk mendukung pelaku seni budaya,” ujar Agus.

Semangat Agus mencerminkan dedikasi luar biasa para pegiat seni budaya di daerah. Di saat dunia membuka pintu bagi tradisi dan kreativitas lokal, seharusnya daerah pun membuka dukungan yang nyata bukan hanya sebatas ucapan atau seremoni.

Sebuah Harapan untuk Pemerintah Daerah

Prestasi Agus bukan hanya pencapaian pribadi, tapi juga peluang emas bagi Kabupaten Majalengka menunjukkan eksistensi budaya lokalnya di kancah internasional. Momentum ini sepatutnya menjadi refleksi bagi Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk lebih serius mendukung seni dan budaya, mulai dari anggaran, fasilitasi, hingga pendampingan yang berkelanjutan.

Karena di balik setiap nama besar yang mendunia, selalu ada cerita perjuangan di rumah sendiri yang layak diperjuangkan bersama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 159 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Evi Yandri Wakil Ketua DPRD Sumbar Meninjau Langsung Sungai Batang Guo Dan Batang Kuranji Padang Yang Kembali Meluap 

23 Mei 2026 - 21:29 WIB

Indonesia di Persimpangan: Restorasi Kepercayaan Ekonomi Menembus Batas Desa

23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Masyarakat Adat Tolak Skema Hutan Desa Sorong Selatan

22 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mini Soccer Kalibukbuk: Hiburan Sehat Pemicu Ekonomi Desa

18 Mei 2026 - 14:05 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 29: Menguatkan Ekonomi Kreatif

17 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 28: Musyawarah Desa Terbuka

14 Mei 2026 - 06:50 WIB

Trending di RAGAM