Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

POLITIK · 23 Mei 2026 08:57 WIB ·

Jen Natalia Fokus Pemberdayaan Masyarakat Malaka


					Sambutan Jen Natalia Suryanto di hadapan pengurus DPC dan DPD PAN Malaka, (istimewa) Perbesar

Sambutan Jen Natalia Suryanto di hadapan pengurus DPC dan DPD PAN Malaka, (istimewa)

Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Langkah nyata pemberdayaan masyarakat Malaka kini menjadi fokus utama Jen Natalia Suryanto, yang memilih bergerak di jalur kemanusiaan daripada sekadar memikirkan panggung politik praktis.

Komitmen tersebut ditegaskannya secara langsung di hadapan para pengurus DPC dan DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Malaka pada Kamis (21/5/2026). Di tengah dinamika wilayah perbatasan, kehadiran figur yang peduli pada penguatan warga akar rumput menjadi angin segar bagi agenda pembangunan daerah.

“Buat apa kita bantu di Jakarta, yang notabene orang-orang kelas menengah ke atas. Kita di NTT karena peduli untuk bantu yang lemah dan tidak berdaya,” ujar Jen.

Sudut pandang ini tergolong kontras di tengah lanskap politik yang kerap terjebak pada bagi-bagi logistik instan. Latar belakangnya sebagai pengusaha sekaligus misionaris membuat pendekatan sosial yang dibawanya lebih menekankan pada keberlanjutan ekonomi kemandirian warga, bukan ketergantungan jangka pendek.

Foto bersama Jen Natalia Suryanto dan pengurus DPC dan DPD PAN Malaka

Dalam kesempatan tersebut, Jen juga mengklarifikasi dinamika personal yang sempat berkembang. Ia mematahkan anggapan keliru sebagian pihak yang menyebutnya sebagai “orang luar” saat momentum Pilkada lalu.

Nusa Tenggara Timur faktanya bukan ruang baru baginya. Setelah menghabiskan waktu selama 20 tahun di luar negeri untuk misi gereja dan diaspora hingga sempat bergerak di Papua, ia telah resmi menetap di NTT sejak tahun 2015.

“Saya datang bukan karena mau caleg baru bantu orang, bukan juga mau dipilih orang lalu bagi-bagi uang supaya dikenal,” pungkasnya.

Model pergerakan yang berakar pada rekam jejak sosial jangka panjang seperti ini diharapkan mampu memberi dampak riil bagi pengentasan ketertinggalan di desa-desa pinggiran Malaka.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Solid Bergerak! Musancab PDI-P Padang Pariaman Bakar Semangat Ratusan Kader

1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial

27 April 2026 - 02:36 WIB

Pasar Tradisional Sekarat: Jeritan Anak Pedagang Menggugat Khofifah

21 April 2026 - 06:59 WIB

Foto: Hasil Rekayasa Ai, Baret Meluapkan Kemarahan

Lawan Godzilla El-Nino, Sektor Pertanian dan Perikanan Jadi Fokus Utama

13 April 2026 - 18:33 WIB

Ziarah Mohammad Yamin: Misi Senior PP Perkuat Solidaritas Organisasi

12 April 2026 - 06:03 WIB

Slogan Perempuan Mengabdi: Anggi Putri Warnai Kursi BPD Bantarjaya

28 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trending di POLITIK