SUNGAI LIMAU, Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Padang Pariaman mulai memanaskan mesin partai. Pada Senin (13/4), konsolidasi serempak digelar di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang mencakup Kecamatan Batang Gasan, Sungai Limau, Sungai Geringging, dan IV Koto Aur Malintang.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sungai Limau, Wara Miranda, di Korong Koto Pauh, Nagari Kuranji Hilir ini, menjadi momentum penting dalam penguatan struktur internal partai di tingkat bawah.
Pentingnya Ideologi dan Struktur Partai
Ketua DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman, H. Erdi Janur, SH, menegaskan bahwa sebagai partai ideologi, penguatan struktur hingga ke level terbawah adalah harga mati. Menurutnya, koordinasi yang solid harus tercipta mulai dari tingkat Kecamatan, Ranting, hingga Anak Ranting.
“Penting bagi kita saat ini melakukan konsolidasi menyeluruh. Hal ini akan memperkuat pergerakan partai hingga benar-benar menyentuh akar rumput,” ujar Erdi Janur dalam sambutannya.
Digitalisasi Keanggotaan dan Program Kerakyatan
Dalam pertemuan tersebut, kepengurusan di tingkat kecamatan resmi terbentuk. Erdi menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah memastikan seluruh pengurus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). KTA ini bukan sekadar identitas, melainkan instrumen penting untuk pendistribusian program.
“Keberadaan anggota yang terdata dengan baik di akar rumput akan memudahkan partai dalam menyalurkan berbagai program kerakyatan sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Antisipasi Dampak Fenomena Alam Godzilla El-Nino
Selain penguatan internal, PDI Perjuangan juga menaruh perhatian serius pada isu lingkungan dan ketahanan pangan. Merespons instruksi DPP terkait ancaman fenomena alam “Godzilla El-Nino” yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat, partai berlambang banteng ini mulai menggerakkan bidang pertanian dan perikanan.
Langkah antisipatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya para petani dan nelayan di Padang Pariaman, dalam menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem yang dapat mengganggu produktivitas pangan daerah.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.