Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 9 Jun 2025 23:04 WIB ·

Drainase Rusak, Warga Dusun Kusuhijrah Terancam Banjir


					Drainase Rusak, Warga Dusun Kusuhijrah Terancam Banjir Perbesar

Halmahera Selatan, Maluku Utara [DESA MERDEKA] Hujan deras yang mengguyur Dusun Kusuhijrah, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, bukan lagi sekadar berkah, melainkan ancaman nyata bagi warga. Banjir kembali merendam rumah-rumah penduduk pada Minggu (8/6/2025), mengungkap fakta memprihatinkan bahwa sistem drainase yang ada saat ini telah gagal menjalankan fungsinya.

Ketinggian air yang mencapai setengah meter di jalan maupun di dalam rumah warga menjadi bukti bahwa got yang dibangun pada tahun 2016/2017 tersebut tak lagi memadai. Acoh Mahmud, perwakilan warga, mengungkapkan bahwa kondisi got sepanjang 300 meter dengan lebar satu meter kini sudah rusak berat akibat terjangan banjir yang sering terjadi.

“Banjir meluap karena got penuh. Air masuk ke rumah dan kami khawatir jika ini terjadi malam hari saat warga terlelap, dampaknya akan jauh lebih berbahaya,” ujar Acoh dengan nada cemas.

Ketakutan warga bukan tanpa alasan. Selain risiko harta benda, mereka juga dihantui potensi ambruknya selokan yang sudah tidak stabil. Bagi warga Kusuhijrah, perbaikan drainase bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan keselamatan nyawa. Warga berharap Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, segera memberikan bantuan pembangunan drainase yang lebih besar dan kuat.

Tak hanya menunggu bantuan, Acoh juga mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan untuk turun langsung ke lapangan. Pemeriksaan faktual dianggap perlu agar otoritas terkait memahami skala kerusakan yang dialami warga setiap kali hujan deras turun satu hari satu malam.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur ideal harus dibarengi dengan kesadaran kolektif. Menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi langkah preventif yang krusial. Namun, tanpa intervensi pemerintah dalam memperbaiki kapasitas drainase yang telah kedaluwarsa, potensi banjir akan terus menjadi bayang-bayang yang merampas rasa aman warga Dusun Kusuhijrah setiap kali langit mendung.

Kontributor: Alimudin Abd. Fatah 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 90 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN