Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 18 Feb 2026 02:28 WIB ·

Tradisi Bersih Makam Tapelan: Simbol Kerukunan Jelang Ramadhan 1447 H


					Tradisi Bersih Makam Tapelan: Simbol Kerukunan Jelang Ramadhan 1447 H Perbesar

Bojonegoro, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, area pemakaman umum Desa Tapelan, Kecamatan Ngraho, mendadak ramai oleh kerumunan warga yang membawa cangkul dan sapu lidi, Senin (17/2/2026). Menariknya, kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya soal membuang rumput liar, tetapi menjadi panggung persatuan unik di mana seluruh perguruan silat yang tergabung dalam BKP Desa Tapelan melebur dalam semangat gotong royong bersama TNI-Polri.

Aksi kolektif yang dimulai pukul 08.00 WIB ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Kepala Desa Tapelan, Bambang, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Lulut dan Babinsa, turun langsung membaur dengan perangkat desa, pengurus RT/RW, dan masyarakat luas untuk menyulap area makam menjadi lingkungan yang lebih tertata dan nyaman bagi para peziarah.

Meleburnya Perbedaan di Tanah Makam
Sudut pandang paling menarik dari kegiatan ini adalah kehadiran seluruh perguruan silat yang ada di Desa Tapelan. Di bawah bendera Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), para pemuda yang biasanya berlatih fisik kini menunjukkan sisi humanis mereka. Mereka berbagi tugas: ada yang mencabut rumput, mengumpulkan daun kering, hingga merapikan nisan.

Aipda Lulut mengungkapkan bahwa momen ini lebih dari sekadar urusan kebersihan. “Ini adalah sarana penguatan silaturahmi. Ketika semua elemen masyarakat bekerja bersama, secara otomatis ini menjadi deteksi dini untuk mencegah gangguan kamtibmas,” tuturnya di sela-sela aktivitas.

Filosofi Resik Sebelum Puasa
Bagi warga Tapelan, membersihkan makam leluhur adalah ritual batin sebelum memasuki masa tenang di bulan puasa. Lingkungan yang bersih dan sehat di area pemakaman memberikan ketenangan tersendiri bagi ahli waris yang datang mendoakan keluarga mereka. Sampah-sampah organik yang terkumpul dibakar secara teratur untuk memastikan area tetap asri tanpa polusi limbah plastik.

Polsek Ngraho menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. Kehadiran aparat di tengah warga saat gotong royong terbukti efektif dalam membangun hubungan yang harmonis. Melalui sapuan lidi dan kerja bakti, Desa Tapelan tidak hanya menjadi lebih “Resik” (bersih), tetapi juga semakin solid dalam menjaga keamanan desa secara mandiri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Uji Petik Akuntabilitas BPKP : Tiga Desa Raih Hasil Memuaskan

15 Juni 2026 - 15:08 WIB

Strategi Meja Makan, Bupati Sidrap Ubah Lahan Tidur Jadi Lumbung

15 Juni 2026 - 01:13 WIB

BLT Desa Sungai Intan: Menjangkau Warga Hingga ke Pelosok

14 Juni 2026 - 22:53 WIB

Petani Pasaman Kini Berdaya Berkat Perda Komoditas Unggulan

13 Juni 2026 - 22:39 WIB

Transparansi Informasi Publik Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa

13 Juni 2026 - 15:22 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

13 Juni 2026 - 06:06 WIB

Trending di RAGAM