Kades Banaresep Timur Gempur Pembangunan Fisik dan SDM Sekaligus
Sumenep, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Membangun desa bukan sekadar urusan mengaduk semen dan menumpuk bata. Filosofi itulah yang dipegang teguh oleh Sukirno, Kepala Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Di bawah kepemimpinannya, desa ini melakukan strategi “gempur ganda”: mempercepat pembangunan infrastruktur sembari meng-upgrade kualitas sumber daya manusia (SDM) warganya.
Sukirno menegaskan bahwa kesejahteraan mustahil tercapai jika pembangunan hanya menyentuh aspek fisik tanpa dibarengi kesiapan mental dan keterampilan masyarakatnya. Sebagai garda terdepan, ia memilih terjun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap proyek berjalan presisi.
Infrastruktur yang Menjawab Kebutuhan Dasar
Saat ini, Desa Banaresep Timur tengah fokus pada tiga proyek vital yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga:
- Ketahanan Pangan: Pembangunan saluran irigasi di Dusun Talaga guna memastikan pengairan sawah warga lebih optimal.
- Kesehatan & Sanitasi: Pembangunan fasilitas MCK di Masjid Baitul Muttaqin untuk mendukung kenyamanan ibadah dan pola hidup sehat.
- Aksesibilitas: Pengaspalan jalan di Dusun Wonotirto Dharma untuk memperlancar mobilitas ekonomi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani, pedagang, dan tenaga pendidik.
Memberdayakan Perempuan dan Keterampilan Warga
Sudut pandang Sukirno yang out of the box terlihat pada caranya memandang peran ibu-ibu desa. Melalui program PKK yang kini semakin agresif, ia menargetkan kaum perempuan di Banaresep Timur tidak hanya menjadi pendamping, tetapi mampu berkarya dan mandiri secara ekonomi.
Warga desa kini difasilitasi untuk mengasah keterampilan dalam mengelola potensi lokal. Hal ini penting mengingat profil desa yang cukup besar, mencakup enam dusun (Wonotirto, Dharma, Talaga, Panggulan, Ares, dan Solok) dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 3.472 orang.
“Saya harus menjadi contoh nyata. Tanggung jawab amanah ini berarti saya harus hadir di setiap progres, memastikan masyarakat terampil mengelola potensi yang ada agar desa kita benar-benar mandiri,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Lenteng tersebut.
Dengan kombinasi pembangunan fisik yang kuat dan pemberdayaan masyarakat yang konsisten, Banaresep Timur kini tengah bersiap bertransformasi dari desa biasa menjadi desa yang maju dan mandiri secara ekonomi.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.