Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 5 Agu 2023 21:37 WIB ·

Kunci Sukses Desa Sumbergondo: Nol Sampah ke TPA Tlekung


					Kunci Sukses Desa Sumbergondo: Nol Sampah ke TPA Tlekung Perbesar

Batu, Jawa Timur [DESA MERDEKA]Di tengah isu krisis sampah yang mendera sejumlah daerah, Desa Sumbergondo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, justru menorehkan prestasi gemilang. Desa ini tercatat sebagai satu-satunya wilayah yang berhasil mengelola sampahnya secara mandiri, sehingga tidak menyumbang sedikit pun sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung milik Kota Batu. Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bahwa masalah sampah bisa diatasi dari level terbawah, yaitu desa.

Menurut Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, keberhasilan Desa Sumbergondo patut menjadi inspirasi. “Desa Sumbergondo ini nol persen mengirimkan sampah ke TPA. Jika model ini bisa diterapkan di seluruh wilayah, tentu akan sangat menekan volume sampah yang masuk ke TPA,” ujar Aries pada Sabtu (5/8/2023). Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya meringankan beban lingkungan, tetapi juga bisa menciptakan perputaran ekonomi baru, seperti yang terjadi di Sumbergondo.

TPS3R Sumbergondo, yang berkapasitas 6 ton, menjadi salah satu kunci keberhasilan desa ini. Tempat pengelolaan sampah ini mampu mengolah berbagai jenis sampah, termasuk menjadi kompos. Namun, keberhasilan utama terletak pada kesadaran tinggi masyarakatnya. Kepala Desa Sumbergondo, Hadi Purwanto, mengungkapkan bahwa meskipun fasilitas TPS3R mereka masih terpisah-pisah, semangat warganya untuk memilah sampah dari rumah sangatlah tinggi.

“Meskipun tempatnya terpisah, warga kami punya semangat dan kesadaran tinggi untuk memilah sampah dari rumah. Ini sangat membantu petugas saat sampah masuk ke TPS3R,” kata Hadi.

Hadi Purwanto menambahkan, proses pemilahan sampah di desa ini sering kali dilakukan secara swadaya oleh komunitas bank sampah. Mereka bergotong-royong di depan rumah warga atau di dekat incinerator milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumbergondo. Meskipun demikian, Hadi tidak menampik bahwa desa yang kini berpotensi menjadi percontohan ini masih membutuhkan dukungan.

“Kami berharap Pemerintah Kota Batu bisa mendukung sarana dan prasarana agar penanganan sampah di desa kami bisa lebih maksimal lagi,” harapnya. Dukungan tersebut sangat penting agar model pengelolaan sampah di Sumbergondo dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kota Batu.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 113 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN