Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KUMHANKAM · 7 Apr 2026 19:43 WIB ·

Supeltas Semarang: Relawan Desa Penjaga Arus Lebaran


					Supeltas Semarang: Relawan Desa Penjaga Arus Lebaran Perbesar

Ungaran, Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Di balik kelancaran arus lalu lintas selama libur Lebaran di Kabupaten Semarang, ada peran besar para relawan yang bekerja dalam sunyi. Anggota Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) yang tersebar di lima rayon—mulai dari Ungaran hingga Tengaran—menjadi tumpuan kepolisian dalam menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan yang jauh dari jangkauan personel polres.

Momentum Syawal ini dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas melalui Halalbihalal di kediaman Wakil Ketua Supeltas, Jarwadi, di Langensari, Ungaran Barat, Selasa (7/4/2026). Acara yang telah rutin berjalan selama lima tahun ini menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan 220 anggota terdaftar dengan jajaran Polres Semarang, Damkar, hingga Linmas.

Kemitraan Strategis Menembus Keterbatasan
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para anggota Supeltas. Keterbatasan personel kepolisian di lapangan membuat kehadiran relawan ini menjadi vital, terutama dalam menjaga kekompakan sebagai mitra Polri. Hasilnya nyata: angka kecelakaan selama libur Lebaran tahun ini berhasil ditekan secara signifikan.

“Terima kasih atas kerja sama dan kekompakan selama ini. Supeltas adalah mitra Polri yang luar biasa,” ujar AKBP Ratna. Kemitraan ini diharapkan terus membesar, mengingat tantangan lalu lintas di wilayah kabupaten yang mencakup area perkotaan hingga pelosok desa semakin kompleks.

Profesionalisme Relawan Berbasis Rayon
Ketua Umum Supeltas, Yakup Pujianto, menekankan bahwa legalitas dan disiplin adalah harga mati. Dengan pembagian kerja di lima rayon—Ungaran, Ambarawa, Tuntang, Bawen, dan Tengaran—Supeltas Semarang mengklaim diri sebagai salah satu organisasi relawan paling solid.

Meskipun acara Halalbihalal berlangsung meriah, pelayanan di lapangan tidak ditinggalkan. Anggota yang hadir menerapkan sistem sif; mereka yang bertugas di lapangan baru akan merapat ke lokasi acara setelah jadwal tugas usai. Kedisiplinan ini menjadi bukti bahwa relawan desa mampu bekerja secara profesional di bawah binaan langsung Korps Lalu Lintas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jerat Prematur Kasus Pupuk Ilegal Tulungagung di Lahan Sendiri

25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Kemenangan Rakyat Kecil: Hakim Batalkan Status Tersangka Warga Tanggamus

6 Mei 2026 - 15:34 WIB

Tragedi Sofa Balai Desa: Teka-teki Kematian Kades Buncitan

4 Mei 2026 - 08:24 WIB

Desa Loleo Merana: Dana Miliaran Mengalir Pembangunan Tetap Nihil

23 April 2026 - 22:56 WIB

Lawan Mafia Tanah: Polisi Segel Lahan Sengketa di Sawangan

22 April 2026 - 12:08 WIB

Luka di Pulau Obi: Saat Kebun Cengkeh Tergilas Tambang

19 April 2026 - 18:11 WIB

Trending di KUMHANKAM