Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 28 Mar 2026 12:52 WIB ·

Sistem 360 Derajat: Era Baru Birokrasi Pelayan Desa


					Sistem 360 Derajat: Era Baru Birokrasi Pelayan Desa Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Reformasi birokrasi di Sumatera Barat memasuki babak baru yang lebih objektif. Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, resmi melantik 44 pejabat administrator dan pengawas di Auditorium Gubernuran, Jumat (27/3/2026). Berbeda dari pola lama, penempatan jabatan kali ini menggunakan mekanisme penilaian 360 derajat guna memastikan pejabat yang terpilih benar-benar mampu mengakselerasi pembangunan hingga ke pelosok daerah.

Pelantikan yang mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 821/1518/BKD-2026 ini mencakup 21 pejabat Eselon III dan 23 pejabat Eselon IV. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat struktur pemerintahan agar lebih adaptif dan profesional dalam menghadirkan pelayanan publik yang akuntabel bagi masyarakat.

Penilaian Berlapis: Bukan Sekadar Kata Atasan
Terobosan utama dalam mutasi kali ini adalah penerapan merit system dan manajemen talenta yang komprehensif. Arry menegaskan bahwa kapasitas dan integritas ASN kini diuji secara objektif melalui sudut pandang rekan kerja dan bawahan, bukan hanya penilaian sepihak dari atasan.

“Kita ingin memastikan the right man on the right place. Penilaian 360 derajat memberikan gambaran objektif agar akselerasi pembangunan daerah, termasuk koordinasi ke tingkat wilayah, berjalan lebih baik,” ujar Arry. Proses panjang ini diklaim sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menjawab kebutuhan organisasi yang semakin dinamis.

Birokrasi Bersih Tanpa Kepentingan Pribadi
Penempatan 44 pejabat ini murni didasarkan pada kebutuhan struktur organisasi demi efektivitas kinerja. Arry menekankan bahwa tidak ada ruang bagi kepentingan individu atau hubungan emosional dalam pengambilan keputusan mutasi ini.

Para pejabat baru diminta segera beradaptasi dan membuktikan dedikasinya di lapangan. Penguatan birokrasi di level administrator dan pengawas ini diharapkan menjadi mesin penggerak utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berorientasi penuh pada kebutuhan masyarakat Sumatera Barat hingga ke tingkat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Vasko Ruseimy: Semangat Perang Manggopoh Harus Menjadi Inspirasi Bagi Generasi Muda

16 Juni 2026 - 13:46 WIB

Pilkades Serentak Pemalang: Menguji Integritas Demokrasi di Desa

15 Juni 2026 - 10:48 WIB

Darurat Narkoba, Desa Kini Jadi Benteng Pertahanan Utama

15 Juni 2026 - 06:30 WIB

Perkuat Peran Nagari, Sumbar Selesaikan Masalah dari Akar

14 Juni 2026 - 14:26 WIB

Belajar dari Banjir Sumbar: Saat Desa Harus Kembali Hijau

14 Juni 2026 - 14:18 WIB

Solok Selatan Akselerasi Pembangunan Desa dan Infrastruktur Strategis

10 Juni 2026 - 21:27 WIB

Trending di PEMDA