Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 25 Feb 2025 21:04 WIB ·

Seni Kelola Anggaran Minim: Sumbar Kompak Sinkronkan Rencana 2026


					Seni Kelola Anggaran Minim: Sumbar Kompak Sinkronkan Rencana 2026 Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menghadapi era “ikat pinggang” akibat efisiensi APBN dan APBD, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah proaktif. Melalui Forum Perangkat Daerah Sekretariat Daerah (Setda) se-Sumbar 2025, seluruh kabupaten dan kota sepakat untuk tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menyatukan visi demi menjaga kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran.

Pj Sekda Sumbar, Yozarwardi UP, menegaskan bahwa tantangan pemerintahan saat ini bukan lagi soal seberapa besar anggaran yang dimiliki, melainkan seberapa cerdik daerah menentukan skala prioritas. Forum yang digelar di Aula Kantor Gubernur, Selasa (25/02/2025) ini, menjadi fondasi awal penyusunan Rencana Kerja (Renja) tahun 2026 yang berbasis efektivitas.

Sinkronisasi Pasca-Pilkada: Satu Komando Satu Visi
Sudut pandang menarik dari forum ini adalah tindak lanjut nyata dari pertemuan para kepala daerah terpilih pada 19 Februari lalu. Pemprov Sumbar menyadari bahwa pergantian kepemimpinan pasca-Pilkada seringkali berisiko memunculkan ego sektoral.

“Sinergitas bukan lagi pilihan, tapi kewajiban. Kita menyusun ulang prioritas kerja tahun ini dengan pondasi efisiensi tanpa mengorbankan hak masyarakat atas pelayanan maksimal,” ujar Yozarwardi. Forum ini memastikan bahwa janji-janji pembangunan di tingkat kabupaten/kota tetap selaras dengan kebijakan nasional dari pusat.

Komunikasi Tanpa Sekat Antar-Perangkat Daerah
Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim, melaporkan bahwa forum ini didesain sebagai ruang diskusi terbuka bagi para Sekda, Asisten, dan Kepala Biro se-Sumbar. Kehadiran perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga memberikan arah bagi daerah agar tetap berada dalam koridor hukum dan administrasi yang benar.

Apresiasi bagi Pengendali Pembangunan dan Peduli HAM
Di tengah seriusnya pembahasan sinkronisasi kebijakan, Pemprov Sumbar juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil menunjukkan kinerja unggul. Penghargaan diserahkan kepada daerah yang berprestasi dalam pengendalian pembangunan serta memiliki kepedulian tinggi terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Apresiasi ini menjadi simbol bahwa meski anggaran dipangkas, standar pelayanan yang memanusiakan warga tidak boleh turun. Sinergi ini diharapkan menjadi kunci utama Sumatera Barat dalam mengarungi dinamika ekonomi global yang berdampak langsung pada kantong daerah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Satlinmas Nagari Garda Amankan Pembangunan Desa Sumatera Barat

25 Mei 2026 - 20:57 WIB

Cetak Miliarder Digital Desa Lewat Nagari Creative Hub Sumbar

25 Mei 2026 - 20:49 WIB

Bupati Erwin Burase Pacu Kemandirian UMKM Desa Parigi Moutong

24 Mei 2026 - 22:02 WIB

Diaspora Minang Ditantang Bangun Kemandirian Nagari Sumbar

24 Mei 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Diaspora Membangun Nagari Jadi Strategi Resmi Sumbar

24 Mei 2026 - 19:33 WIB

Trending di PEMDA