Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 14 Agu 2026 20:31 WIB ·

HUT RI ke-81: Kirab Bendi Pemprov vs Upacara Mandiri Nagari Sumbar


					HUT RI ke-81: Kirab Bendi Pemprov vs Upacara Mandiri Nagari Sumbar Perbesar

Padang, Sumatera Barat[DESA MERDEKA] Di saat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sibuk mematangkan kirab Bendera Merah Putih mewah menggunakan kereta kencana bendi hias di Istana Gubernuran, kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga lahir dari gerakan mandiri dan gotong royong masyarakat di tingkat nagari. Esensi nilai kemerdekaan tahun ini tidak lagi berpusat di ibu kota provinsi atau kabupaten, melainkan tersebar langsung ke jantung perdesaan melalui berbagai inovasi lokal.

Salah satu contoh nyata gerakan mandiri ini terjadi di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam. Menurut rilis resmi yang dimuat media lokal Valora News, panitia HUT RI ke-81 di wilayah tersebut mengambil kebijakan inovatif dengan menyebar seluruh rangkaian acara kenegaraan ke tiap nagari agar terjadi pemerataan ekonomi bagi UMKM setempat.
Upacara bendera utama tidak ditumpuk di kantor camat, melainkan dipusatkan di Nagari Canduang Koto Laweh. Sementara itu, kegiatan pendukung seperti jalan sehat digelar mandiri oleh Nagari Bukik Batabuah, dan pawai alegoris dihelat oleh Nagari Lasi.

Geliat nasionalisme berbasis lokal juga tampak di Nagari Kinari, Kabupaten Solok. Dilaporkan oleh Padang Ekspres, masyarakat desa bersama mahasiswa KKN bahu-membahu secara swadaya menghias lingkungan kantor wali nagari dengan ornamen merah putih sejak awal Agustus demi menyambut detik-detik proklamasi.

Semangat ini sejalan dengan pesan Wali Nagari Tanjuang Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota, Zamhar, yang dilansir oleh Sumbar24jam, bahwa momentum kemerdekaan ke-81 harus direfleksikan oleh warga desa lewat aksi nyata untuk mendorong kemajuan daerahnya sendiri, bukan sekadar menonton upacara seremonial pejabat.

Kembali ke tingkat provinsi, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Andree Harmadi Algamar, menyebutkan bahwa persiapan upacara di Istana Gubernuran Padang yang dijadwalkan pada Senin (17/8) sudah melalui tahap gladi bersih. Rangkaian acara tingkat provinsi tersebut memang akan diwarnai kirab salinan naskah proklamasi sejauh beberapa ratus meter dari Kantor Gubernur ke Istana Gubernuran menggunakan bendi hias.

Namun, gemerlap bendi hias di pusat kota tersebut rasanya kalah magis dibanding denyut upacara mandiri di pelosok nagari, tempat bendera dikibarkan di atas tanah berbatu oleh anak-anak petani dengan penuh khidmat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menolak Manis di Bibir: Realitas Pahit Pembangunan Nagari Sumbar

14 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Sisi Lain Insentif Rp3,5 Miliar Sumbar: Piala Milik Provinsi, Keringat Milik Nagari

13 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Siasat Krisis Anggaran Sumbar: Pelatihan UMKM Dilarang di Hotel

13 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Diplomasi Dapur Nagari: Filosofi & Rahasia Padang Bajamba 2026

12 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Mengunyah Angin di GOR Agus Salim: Kritik Narasi Narkoba Evi Yandri

12 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Perangkat RT di Padang Keluhkan Minimnya Edukasi Hukum Warga

10 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA