Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 2 Feb 2026 01:16 WIB ·

Satu Abad NU: 1.200 Nahdliyin Jombang Bakal Hijaukan Malang


					Stadion Gajayana Kota Malang disiapkan sebagai lokasi utama peringatan Harlah 1 Abad NU, dengan kapasitas hingga 100 ribu jemaah dari seluruh Indonesia Perbesar

Stadion Gajayana Kota Malang disiapkan sebagai lokasi utama peringatan Harlah 1 Abad NU, dengan kapasitas hingga 100 ribu jemaah dari seluruh Indonesia

​Jombang, Jawa Timur[DESA MERDEKA] – Stadion Gajayana, Kota Malang, bersiap menjadi saksi sejarah saat ribuan warga Nahdliyin Jombang melakukan “hijrah spiritual” massal pada Ahad, 8 Februari 2026. Sebanyak 1.200 hingga 1.300 jemaah asal tanah kelahiran pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini dipastikan memadati agenda Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Harlah ke-100 NU.

Pergerakan ini bukan sekadar mobilisasi massa biasa, melainkan manifestasi kerinduan spiritual kolektif setelah satu abad organisasi ini berdiri. Rombongan besar ini dikoordinasikan langsung oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, melibatkan seluruh elemen dari tingkat cabang, kecamatan (MWCNU), hingga ranting di pelosok desa.

Strategi Jalur Ganda Guna Hindari Macet
Menyadari besarnya volume massa, tim koordinasi telah menyiapkan strategi logistik yang matang. Sebanyak 11 unit bus besar dan puluhan kendaraan pribadi disiagakan untuk mengangkut jemaah dari berbagai titik kumpul strategis di Jombang.

“Antusiasme warga sangat luar biasa. Untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan lain, kami membagi rute perjalanan menjadi dua jalur: sebagian melalui Exit Tol Singosari dan sebagian lagi dialihkan melewati jalur wisata Batu,” ungkap H. Basaroddin Saleh, PIC Rombongan PCNU Jombang, Sabtu (31/1/2026).

Munajat Kolektif untuk Kejayaan Bangsa
Mujahadah Kubro yang digelar PWNU Jawa Timur ini dimaknai sebagai ajang bermunajat bersama. Basaroddin menegaskan bahwa momentum satu abad adalah titik balik untuk memperkuat solidaritas keumatan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kehadiran jemaah dari Jombang membawa pesan khusus sebagai “penjaga gawang” tradisi dari daerah asal sang pendiri. Melalui doa bersama, diharapkan NU tetap kokoh sebagai pilar keislaman dan kebangsaan di Indonesia.

Komitmen Jemaah: Tertib dan Resik
Demi menjaga nama baik organisasi dan kelancaran acara di Kota Malang, PCNU Jombang mengeluarkan instruksi ketat bagi seluruh peserta:

  • Wajib menjaga kekhusyukan dan mematuhi instruksi koordinator lapangan.
  • Menjaga etika dan perilaku santun di ruang publik.
  • Komitmen menjaga kebersihan lokasi stadion (zero waste).

Kehadiran ribuan jemaah ini diharapkan tidak hanya menyemarakkan seremoni, tetapi juga membawa energi positif bagi persatuan umat di Jawa Timur.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jangan Tangkap Ikan Kecil, Bongkar Bandar Togel Papua!

29 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Trending di SOSBUD