Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

SOSBUD · 17 Jun 2026 15:31 WIB ·

Muharam di Desa: Momentum Revolusi Mental dan Etos Kerja


					Muharam di Desa: Momentum Revolusi Mental dan Etos Kerja Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kota Padang, momentum 1 Muharam bukan sekadar pergantian kalender. Saat Ketua DPRD Sumatera Barat hadir di Masjid Darul Amal, Selasa (16/6/2026), pesan yang disampaikan melampaui ritus keagamaan biasa. Di tengah semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, warga desa diajak untuk melakukan “revolusi mental” dari dalam diri melalui muhasabah—sebuah introspeksi yang menjadi kunci sukses dunia dan akhirat.

Bagi masyarakat desa yang erat dengan nilai-nilai religius, Muharam adalah waktu yang tepat untuk menata ulang “rumah” kehidupan. Sang Ketua DPRD menekankan bahwa kualitas ibadah, terutama salat, adalah cerminan karakter seseorang. Dalam konteks pembangunan desa, karakter mulia yang terbentuk dari kedisiplinan ibadah ini adalah modal sosial paling berharga. Ketika warga memiliki akhlak yang baik, pengelolaan urusan desa—baik itu pelayanan publik maupun gotong royong—akan jauh lebih mudah dan transparan.

“Memasuki tahun baru Islam harus menjadi titik awal memperbaiki kualitas diri,” pesannya di hadapan warga. Evaluasi perjalanan setahun terakhir tidak hanya menyangkut urusan pribadi, melainkan juga kontribusi nyata bagi sesama. Di tingkat desa, muhasabah ini dapat diterjemahkan menjadi evaluasi atas peran serta warga dalam pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pesan untuk menjalankan Puasa Asyura sebagai bentuk syukur juga menjadi pengingat akan pentingnya kesabaran dan kerja keras. Dalam pembangunan desa yang penuh tantangan, sifat sabar dan kerja ikhlas yang diajarkan dalam nilai keislaman menjadi bahan bakar utama. Muharam 1448 Hijriah bukan hanya soal merayakan tahun baru, melainkan tentang bagaimana setiap individu di Koto Panjang Ikur Koto berkomitmen menjadi penggerak perubahan. Dengan sinergi antara kesalehan pribadi dan etos kerja yang kuat, keberhasilan pembangunan desa yang berkeadilan bukanlah cita-cita yang mustahil untuk diraih.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ritual Sedekah Gunung, Kekuatan Budaya Warga Desa Lencoh

18 Juni 2026 - 04:22 WIB

Mandeh Siti Manggopoh, Inspirasi Pembangunan Desa Agam Modern

16 Juni 2026 - 13:46 WIB

Prasasti Kuno Buktikan Akar Sejarah Literasi Desa Nusantara

14 Juni 2026 - 08:22 WIB

Singhasari Bangkit: Menenun Asa di Atas Kain Mori, Dari Lilin Sunyi Menuju Panggung Nasional

14 Juni 2026 - 05:43 WIB

Menganyam Tradisi, Mengukir Prestasi: Dari Sumberporong untuk Jawa Timur

13 Juni 2026 - 06:48 WIB

Fondasi: Penggerak Ekonomi Desa dan UMKM

12 Juni 2026 - 21:51 WIB

Trending di SOSBUD