Sijunjung, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Bagaimana mungkin sebuah institusi yang menjadi “mesin uang” atau ujung tombak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumatera Barat hanya dikelola oleh empat orang ASN? Ironi inilah yang ditemukan Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Muhidi, saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Samsat Sijunjung, Kamis (29/1/2026).
Muhidi mendapati fakta bahwa kantor yang berdiri sejak 1992 tersebut sudah tidak representatif lagi untuk melayani masyarakat modern. Selain minimnya sumber daya manusia (SDM), sarana operasional dan kondisi fisik bangunan menjadi hambatan nyata yang berisiko menurunkan minat warga membayar pajak.
“UPTD Samsat adalah ujung tombak penerimaan daerah. Jika tidak ditopang SDM dan sarana memadai, dampaknya langsung pada pendapatan daerah. DPRD akan memberikan perhatian serius untuk menindaklanjuti ini,” tegas Muhidi.
Inovasi di Tengah Keterbatasan
Meski terjepit keterbatasan, UPTD Samsat Sijunjung enggan menyerah pada keadaan. Kepala Seksi Penagihan dan Penerimaan, Rio Satria, membeberkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan Samsat Drive Thru di Kantor DPRD Sijunjung. Layanan ini dijadwalkan meluncur tepat pada Hari Jadi Kabupaten Sijunjung sebagai kado kemudahan bagi wajib pajak.
Tak hanya itu, tahun 2026 ini Samsat Sijunjung meluncurkan inovasi SIBER (Signal Berbantuan). Program ini didesain khusus untuk mendampingi warga yang mengalami kendala teknis saat melakukan pembayaran melalui payment point.
Tantangan Geografis dan Kendaraan Operasional
Sijunjung memiliki wilayah yang luas, namun layanan Samsat Keliling yang beroperasi delapan kali sebulan masih terkendala armada. Rio mengakui bahwa keterbatasan kendaraan operasional membuat jangkauan pelayanan belum bisa menyentuh seluruh pelosok secara maksimal.
Aspirasi penguatan SDM dan perbaikan infrastruktur ini kini berada di meja DPRD Sumbar. Publik menanti apakah mesin pendapatan ini akan segera “diservis” dengan penambahan personel dan gedung baru yang lebih nyaman, atau tetap dipaksa bekerja ekstra dengan fasilitas peninggalan era 90-an.


















[…] Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Saat banyak daerah berjuang mengejar target anggaran, UPTD Samsat Sijunjung justru tampil sebagai “mesin uang” bagi Sumatera Barat. Setelah sukses mencatatkan […]