Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Kabar duka menyelimuti Maluku Utara, khususnya dunia jurnalistik dan kemanusiaan. Sahril Helmi, kontributor MetroTV yang dikenal luas karena dedikasi dan jiwa sosialnya, menjadi salah satu korban dalam insiden speedboat RIB 04 di Perairan Gita, Halmahera Selatan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan jurnalis, dan masyarakat Maluku Utara.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Sahril Helmi. Iwan mengungkapkan bahwa Sahril bukan hanya seorang jurnalis, tetapi juga sosok pahlawan kemanusiaan yang sering membantu tugas Basarnas Ternate dalam pencarian dan pertolongan orang hilang.
“Bagi kami, Bang Sahril adalah sosok pahlawan kemanusiaan di Maluku Utara. Sebagai tim Basarnas, kami sangat berduka karena beliau juga merupakan rekan kami yang selalu bersama-sama dengan tim SAR,” ujar Iwan dengan suara penuh haru.
Iwan juga mengakui bahwa kesedihan yang dirasakan oleh rekan-rekan media turut ia rasakan. Sebagai seseorang yang juga memiliki latar belakang jurnalis, Iwan sangat memahami betapa besar kehilangan yang dialami oleh komunitas pers di Maluku Utara.
“Di dalam diri saya masih ada darah seorang wartawan. Segala bentuk kritik dari luar bagi kami merupakan bahan pembelajaran untuk bagaimana ke depannya kejadian seperti ini tak terulang kembali,” ucapnya.
Sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama, Iwan berencana mengundang seluruh jurnalis untuk berkumpul di kantor Basarnas Ternate setelah ia kembali dari kegiatan Rakernis. Acara ini akan menjadi momen untuk mengenang jasa-jasa Sahril Helmi dan korban lainnya dalam insiden RIB 04.
Sahril Helmi dikenal sebagai jurnalis yang tidak hanya cakap dalam menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Ia sering terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa pamrih. Dedikasinya dalam meliput berbagai peristiwa, termasuk yang berkaitan dengan pencarian dan pertolongan korban bencana, menjadikannya sosok yang dihormati dan disegani di kalangan jurnalis dan masyarakat Maluku Utara.
Kepergian Sahril Helmi merupakan kehilangan besar bagi dunia jurnalistik dan kemanusiaan di Maluku Utara. Semangatnya dalam membantu sesama dan profesionalismenya dalam bekerja akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi muda jurnalis.
Semoga amal ibadah Sahril Helmi diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan untuk menghadapi cobaan ini.
Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Overseas Study Advisor Nawala Education (Nawala Education Link) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Hidup adalah petualangan yang berani atau tidak sama sekali.” – Helen Keller


















[…] Selatan, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Sahril Helmi, jurnalis MetroTV yang dikenal karena dedikasi dan jiwa kemanusiaannya, telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Selatan, Halmahera […]